TUNIS – Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi menyatakan, negeri ini merupakan pasar sangat potensial bagi produk-produk Indonesia.
Satu di antara yang sangat diminati adalah mebelair/ furniture terutama yang bergaya khas, seperti ukiran Jepara dan Bali, misalnya.
Hal itu disampaikan Zuhairi setelah ia bertemu pengusaha Tunisia yang secara rutin mengimpor furniture dari Indonesia.
Pengusaha dan importir mebel, Bashir Fathallah, yang ditemuinya bahkan menyebut “Jepara adalah surga”.
“Ungkapan ini saya dengar langsung dari Bashir. Ia benar-benar terpesona oleh mebel Jepara. Ia akhirnya memesan furniture untuk dipasarkan di Tunis,” tulis Zuhairi pada laman Facebook-nya, Rabu (2/3/2022).
Ternyata, mebel yang diimpor Bashir dari itu laris. “Ia terus memesan mebel dan memasarkannya ke Libya, Mesir, Kuwait, dan Arab Saudi,” ujar Zuhairi lagi.
Sebelumnya, Zuhairi juga bertemu Ali Badri, seorang pengusaha Tunisia, pemilik Archipel, toko furniture terbesar di Tunis.
Badri mengimpor barang-barang furniture dari Indonesia sejak tahun 2004, dan hingga kini masih berlangsung.
“Saya terharu dan senang, karena sejak lama furniture dari Indonesia begitu populer dan diminati oleh warga Tunisia,” ujar Zuhairi.
Furniture dari Indonesia disukai antara lain karena kualitas yang sangat bagus dan harganya kompetitif.
Menuryt Zuhairi, sejak tahun 2004 Ali Badri mengimpor furniture dari Jepara, Semarang, Surabaya, Bandung, Cirebon, Bali, dan Jakarta.
Ia menambahkan, furniture asal Indonesia bisa ditemukan di hotel-hotel bintang lima, restoran, kafe, dan rumah-rumah kelas menengah di Tunisia.
Mereka sangat puas dengan furniture yang dibuat para pengrajin dari Indonesia.
“Furniture produk Indonesia merupakan yang terbaik, karena dihasilkan dari bahan-bahan yang sangat bagus dengan kreativitas yang sangat eksotik,” kata Ali Badri sebagaimana dikutip Zuhairi.
Sebab itu, kata Ali Badri lagi, barang-barang furniture asal Indonesia sangat diminati di Tunisia.
“Sebagai Duta Besar RI untuk Tunisia, saya sangat senang, karena produk-produk Indonesia dikenal sebagai produk berkualitas,” kata Zuhairi. (*/Siberindo.co)










