JAKARTA – Banyak pihak ingin mengaburkan sejarah pejuang. Salah satu caranya dengan berupaya menghapus pelajaran sejarah.
Demikian dikatakan anggota DPD RI, Abdul Hakim dalam keterangannya, Kamis (1/10/2020).
Hal yang sama diutarakannya saat mengunjungi SDIT Permata Bunda di Bandarlampung.
Menurut dia, upaya penghapusan sejarah itu sangat membahayakan, utamanya bagi generasi muda.
“Tentu hal ini berbahaya, karena generasi kedepan tidak akan mengenal bagaimana pejuang kita telah berlumuran darah mempertahankan NKRI, generasi kita harus paham sejarah.” terangnya.
Kepala SDIT Permata Bunda Syafrul Anwar mengucapkan terimakasih atas kehadiran senator Lampung tersebut. Kehadirannya itu dinilai sebagai bentuk perhatian langsung kepada masyarakat.
Acara ditutup dengan pembagian masker, handsanitizer, dan faceshield kepada peserta yang hadir.
“Mari tetap jaga protokol kesehatan, mudah-mudahan sedikit oleh-oleh ini bisa menambah nyaman dan produktif dan menjalankan pekerjaan, dan pandemi Covid-19 segera berlalu,” tutup senator Lampung tersebut. (sam)











Komentar