Presiden Joko Widodo menempati urutan pertama daftar calon presiden (capres) 2024 pilihan Kelompok Relawan Jokowi lewat Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra). Jokowi menguasai sepertiga dari total suara yang masuk dalam musyawarah itu. Ia dipilih oleh sekitar 1.704 orang dari 5.721 orang yang ikut memilih.
“Pak Joko Widodo di-vote 1.704 orang atau 29,79 persen,” ujar Ketua Dewan Pengarah Musra Andi Gani Nena Wea pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (31/8).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberi kejutan di Musra. Sandiaga menempel Jokowi dengan perolehan suara 968 suara atau 16,92 persen. Sandiaga berada di atas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menempati urutan ketiga dengan perolehan 921 suara atau 16,1 persen.
Capres lainnya yang masuk daftar tersebut adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (11,1 persen), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (9,02 persen), dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (5,17 persen).
Selain itu ada Ketua DPR Puan Maharani (4,16 persen), Anggota DPR RI Dedi Mulyadi (2,87 persen), Kepala Staf Presiden Moeldoko (2,57 persen), dan Panglima TNI Andika Perkasa (1,42 persen).
Andi berkata pihaknya telah melapor kepada Jokowi sebelum mengumumkan hasil Musra. Menurutnya, Jokowi tidak masalah dengan hasil tersebut.
“Namun, beliau kemarin sudah menyatakan taat terhadap konstitusi dan kehendak rakyat,” ujar Andi. Presiden Jokowi menegaskan tak akan maju untuk periode ketiga. Hal itu, ia tegaskan saat memberikan sambutan Musra Indonesia I di Kota Bandung, Minggu (28/8/2022). (*)










