oleh

Kepala Dinas Kesehatan Tolak Vaksin AstraZeneca

GOTONTALO – Kepala Dinas Kesehatan Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo Rizal Yusuf Kune mengatakan penolakannya terhadap penggunaan vaksin AstraZeneca untuk vaksinasi Covid-19 di daerah itu.

“Sejauh ini, kami konsisten menggunakan vaksin Sinovac, dan tegas secara pribadi saya menolak AstraZeneca,” katanya dia di Gorontalo, Selasa.

Penolakan tersebut katanya, karena belajar dari Sulawesi Utara dalam penggunaan vaksin AstraZeneca berdampak pada tingginya kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI).

Baca Juga:   Menristek Harap Vaksin Merah Putih Didistribusikan Pada Triwulan 4 2021

Dengan penggunaan vaksin Sinovac, kondisi itu tidak ditemukan di kabupaten ini selain banyak peserta vaksinasi yang takut alias phobia pada jarum suntik.

Rizal menegaskan tidak ingin ada KIPI menonjol, maka vaksinasi Covid-19 di daerah itu aman dan halal hanya menggunakan vaksin Sinovac.

Namun memang kata dia lagi, belum ada vaksin merk lain yang masuk ke daerah itu selain Sinovac.

Baca Juga:   PKS Wanti-Wanti Pemerintah Soal Sanksi Penolak Vaksinasi Covid-19

Ia berharap, tidak ada pendapat atau pandangan menyimpang terhadap maksud penolakan AstraZeneca, sebab pemerintah daerah sangat mendukung pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 yang terus berlangsung di seluruh Puskesmas dan rumah sakit.

Data Dinas Kesehatan setempat, total penggunaan vaksin Sinovac di daerah itu mencapai 4.210 dosis terdiri dari 1.760 dosis untuk tenaga kesehatan yang telah tuntas vaksinasi dua tahap.

Baca Juga:   Simak 10 Kelurahan di Jakarta dengan Angka Positif Covid-19 Tertinggi

Serta 2.450 dosis untuk pelayan publik dan lanjut usia (lansia) untuk tahap satu. Sisanya akan diperuntukkan untuk tahap dua yang sebentar lagi segera dilakukan.

Ia mengatakan, vaksinasi anti Covid-19 di daerah itu terus berlangsung dan sementara bergulir termasuk untuk 500 orang guru honorer yang pelaksanaannya di 14 Puskesmas dan 1 rumah sakit. (*/cr6)

Sumber: makassar.antaranews.com

 

 

Komentar

Berita Lainnya