JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyatakan masih ada 13 Warga Negara Indonesia (WNI) yang belum dapat dievakuasi di sebelah utara Ukraina.
Sejumlah 13 WNI yang dievakuasi tersebut terdiri atas 4 WNI di Kharkiv dan sembilan WNI lainnya belum dievakusi karena masih terjadi pertempuran darat di wilayah tersebut.
“Masih terdapat empat WNI di Kharkiv dan sembilan WNI di Chernihiv, di sebelah utara Ukraina. Mereka belum dapat dievakuasi mengingat pertempuran darat masih terus terjadi,” ujarnya dalam jumpa pers secara virtual, Selasa (1/3/2022).
Pernyataan Retno menyusul adanya invasi Rusia ke Ukraina.
Ia menuturkan, pihaknya yakni KBRI Kiev dan KBRI Moskow terus menjalin kontak dengan 13 WNI yang belum dievakuasi tersebut.
Retno juga mengungkapkan, 13 WNI itu dalan kondisi sehat dan memiliki pasokan logistik yang cukup.
Komunikasi juga dilakukan dengan otoritas Ukraina, Rusia dan ICRC, terutama untuk memintakan safe passage pada saat pelaksanaan evakuasi demi keamanan dan keselamatan evacuee.
“Koordinasi internal juga terus kami lakukan. Di Jakarta tentunya Kemlu secara dekat berkoordinasi dengan BAIS, BIN dan K/L terkait lainnya,” ujar Retno.
Menlu menyampaikan, 25 WNI yang dievakuasi melalui Odessa sudah tiba di Bucharest pada 27 Februari 2022 pukul 16.30 waktu Bucharest.
WNI yang dievakuasi semuanya perempuan, dan 1 anak berumur sekitar 12 tahun.
“Lalu, enam WNI dan 1 WNA yaitu suami dari WNI pada 27 Februari 2022 juga telah diseberangkan, dievakuasi dari Lviv menuju Rzeszow, Polandia,” ujar Menlu.
Retno menjelaskan, empat WNI ( 2 pria dan 2 anak) dan 2 WNA (spouse WNI) yang juga telah dijemput tim KBRI Warsawa dari Mc D Ternopil, Lviv (Ukraina) menuju polandia, dengan jarak tempuh 150km.
“Mereka tiba di safe house di Rzeszow, Polandia pada 28 Februari 2022 jam 19.40 WS,” ujarnya.
Rombongan sempat mengalami antri di perbatasan cek poin Polandia selama kurang lebih dari dua jam sebelum akhirnya bisa masuk ke Polandia.
Rombongan terbesar yaitu 59 WNI dan 1 WNA yang dievakuasi dari Kiev dan telah berhasil diseberangkan ke wilayah Moldova dan” dalam perjalanan menuju Rumania.
“Evakuasi dari Kiev ini sebelumnya direncanakan dilakukan tanggal 27 Februari 2022 yaitu melewati kota Lviv menuju Polandia,” demikian Menlu Retno Marsudi. (*/Siberindo.co)
Sumber: kemlu.go.id








