JAKARTA – Mawar AFI emosi saat mengingat kelalaian baby sitter yang hampir membahayakan nyawa anak ketiganya.
Baby sitter itu kini sudah resmi menjadi istri dari mantan suami . Namun Mawar masih mengingat berapa kejadian yang dibuat mantan baby sitter itu terhadap anaknya.
Mawar pernah mendapati anaknya yang bermain gadget bertanya tentang hal dewasa.
“Maksud saya dilihatin (main gadget). Tapi enggak satu dua kali saya menemukan anak saya, dari history. Kok anak saya bisa nonton ini,” kata Mawar dikutip dari YouTube The Onsu Family, Selasa (1/3/2022).
Tidak itu saja, ada peristiwa lainnya yang membuat Mawar meradang karena sudah membahayakan nyawa anak bungsunya.
“Tapi meradangnya saya enggak pernah marah loh. Bisa ditanya sama yang bersangkutan,” ujar Mawar sebelum bercerita.
Ke Dokter
“Anak saya ketiga hidungnya kemasukan mote. Kayaknya putus kalungnya, masuk ke dalam hidung,” sambung Mawar. Karena tak tahu, Mawar hanya mendapati anak ketiganya menjerit kesakitan dan menggaruk hidung.
“Itu anaknya jerit-jerit, gini-gini (gosok-gosok hidung) terus, so hurt, so hurt, itchy,” ucap Mawar menirukan ucapan anaknya.
Sampai akhirnya Mawar mencoba melihat dengan bantuan senter dan terlihat kemerahan. Awalnya Mawar berpikir itu karena pilek. Mawar terkejut saat keesokan harinya membawa anaknya ke dokter.
“Itu saya agak syoknya karena dokter ngomong gini, ‘kalau itu misal mote enggak nyangkut, masuk laring, paru-paru, operasi,’” kenang Mawar.
“Itu cuma karena kelalaian satu orang dan itu saya ceritakan ke papanya,” imbuh Mawar.
Namun betapa terkejutnya Mawar saat mendapati respons suaminya saat itu.
“Dia cuma bilang ‘aduh’ tapi tidak ada respons lagi,” ujar Mawar.
Hal-hal seperti itu yang membuat Mawar berat hati andai kelak anak-anaknya diasuh oleh baby sitter yang kini menjadi istri mantan suaminya.
“Setidaknya sebagai baby sitter telaten ngurus anak saya, mungkin saya ikhlas kok. Yang perlu digaris bawahi bukan status sosial atau pekerjaan dia, tidak,” kata Mawar.
“Tapi karena orangnya, subyeknya aja, saya enggak mau anak-anak saya diasuh orang yang pernah membahayakan nyawa anak saya. Saya bicara bukan ego saya sebagai wanita, tapi sebagai ibu,” imbuhnya. (ben)








