MAKASSAR – Rektor Universitas Negeri Makassar ( UNM ) Prof Husain Syam, telah menurukan Tim Trauma Healing dari Fakultas Psikolongi UNM yang dipimpin langsung Dekan Psikolongi UNM Dr Muhammad Duad.
Sementara itu sebagian warga yang telah pulang ke rumah, kembali mengungsi setelah terjadi gempa susulan di wilayah kota Mamuju.
Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan peta lokasi gempa bumi susulan yang melanda kota Mamuju (31/1/2021) pukul 20:13:11 Wita, berpusat 36 kilometer arah selatan kota Mamuju.
Gempa tersebut berkekuatan 4,5 Skala Richter, pada kedalaman 20 kilometer, lokasi gempa berada pada 3,14 lintang selatan dan pada 118.92 bujur timur.
“Gempa susulan terasa keras dan membuat kami meloncat, meskipun kekuatannya tidak sekeras gempa 6,2, yang memorakporandakan Mamuju, namun banyak warga panik,” kata Wandi seorang warga.
Ia mengatakan akibat gempa susulan ini warga Kota Mamuju kembali mengungsi. Tampak kendaraan antre panjang menuju daerah ketinggian, karena warga takut bencana tsunami.
Amrin, warga lainnya mengatakan akan kembali ke rumah setelah mengungsi dua pekan, namun niatnya diurungkan karena gempa susulan masih terjadi.
Jumlah pengungsi akibat gempa yang Mamuju dan Majene Provinsi Sulawesi mencapai 91.003 jiwa. Terbanyak di Mamuju, 58.123 orang, di Majene sm25.737 orang, sementara pengungsi di Polewali Mandar 5.343 orang.
Rektor UNM Prof Husain Syam, menurukan Tim Trauma Healing dari Fakultas Psikolongi UUN untuk pemulihan kejiwaan bagi korban gempa yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.
“Kami akan berikan kegiatan aspek psikologisnya di semua umur untuk menghilangkan trauma. Dua tim telah diberangkatkan ke Mamuju dan Majene,” ujar Dekan Psikologi UNM Doktor Muhammad Daud, Jumat (29/1/2021).
Pada kesempatan yang sama Rektor UNM Prof Husian Syam mengatakan pihaknya telah mencanankan program peduli, melalui paket bantuan berupa pembebasan uang kulaih bagi korban gempa.
Pemberian bantaun sembako dan kebutahan tanggap darurat lain berupa tenda dan sebagainya.
Bantuan tersebut merupakan hasil donasi dari semua eleman UNM dan ditambah dengan bantuan pribadi Prof Husain Syam.
Pihak UNM juga kembali memberi bantuan tahap II berupa kebutuhan pokok yang akan disalurkan langsung Tim KKMSB, ISNU dan relawan.
“Kami sudah berkomitmen jadi bagaian dari tim trauma healing sebagai pemulihan semangat dan jiwa bagi korban gempa secara berkelanjutan,” kata Prof Husain Syam.
Tim Trauma Healing akan dibantu oleh Tim penghubung Kerukunan Keluarga Mandar (KKMSB) DPW Sulsel dan Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) PW Sulsel. (sur/red)











Komentar