LAMPUNG BARAT– Kawanan gajah liar kembali merusak tanaman dan pemukiman milik warga sejak beberapa bulan terakhir, kali ini sekawanan gajah liar tersebut makin beringas.
Serbuan gajah sebelumnya terjadi di dusun Cibitung, Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, Kamis (31/12/2020). Upaya penggiringan ke habitat belum membuahkan hasil.
”Kami berharap kepada pemerintah dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat agar bisa mengambil langkah serius dalam penanganan gajah liar,” ujar Jaimin, salah satu warga Suoh, kepada lampung1.com, grup Siberibdo.co.
Menurutnya, kejadian itu di dua kecamatan yakni Kecamatan Suoh dan Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS).
”Kawanan gajah liar ini sudah merusak tanaman, kebun, serta sejumlah rumah milik warga di dusun Cibitung, Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh,” kata Jaimin yang juga merupakan petani setempat.
Sambung dia, sebelumnya beberapa waktu lalu di Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Bandar Negeri Suoh meski ada upaya pemerintah dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan masyarakat setempat, belum berbuah hasil.
”Upaya ini dilakukan penggiringan kawanan gajah liar itu untuk kembali ke habitatnya belum membuahkan hasil nyaman untuk masyarakat,” terangnya.
Hingga berita ini di turunkan belum ada penjelasan dari, Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Bidang Wilayah II Liwa Lampung Barat, Resort Suoh.(as/sumarlin/din/red)









Komentar