oleh

Tak Tahan Bau Busuk, Warga Tutup TPS dan Usir Pembuang Sampah

SAMARINDA – Kesabaran warga di lingkungan RT 18, Jalan Cendana, Kelurahan Teluk Lerong Ulu (TLU), Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, sudah sampai di puncaknya.

Sejak beberapa hari belakangan, warga menutup aktivitas di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Jalan Cendana, Gang 5 B.

Setiap hari, warga secara beriliran menjaga TPS di atas Sungai Manggis tersebut, agar tak ada lagi warga luar yang membuang sampah di situ.

Ketua RT 18, Kelurahan TLU, Didin mengatakan, warganya memang sepakat menutup TPS agar tidak ada lagi yang membuang sampah.

Baca Juga:   Pemuda Lintas Agama Gelar Vaksinasi Massal di Samarinda

“Sudah 30 tahun kami yang tinggal di lingkungan RT 18 ini mencium bau busuk dari TPS ini. Beberapa waktu lalu katanya mau dipindah, nyatanya tak kunjung dipindah. Akhirnya warga sepakat menutupnya,” kata Didin.

“Kebetulan, baru-baru ini kan ada pengecoran jalan, jadi tak bisa dilalui. Sekalian saja, kami ingin tak ada lagi yang buang sampah di sini (TPS di Jalan Cendana, Gang 5 B),” ujar Didin.

Baca Juga:   Jasa Raharja Gelar Forum Penyelesaian Korban Laka di Samarinda dan Kutai .

Penjagaan warga RT 18 dilakukan secara bergantian, sehingga saat ada warga yang hendak membuang sampah di TPS tersebut langsung diusir.

Selanjutnya warga yang ingin membuang sampah, diarahkan ke lokasi TPS lain.

“Yang teredekat kan ada di sekitar Jalan Ulin, depan Pasar Kedondong. Selama ini yang membuang sampah di sini bukan hanya warga TLU saja, tapi warga kelurahan lain juga buang di sini. Di antaranya warga dari Kelurahan Karang Anyar,” tutur Didin.

Baca Juga:   Kaltim Raih Anugerah KIP 2021, Naik Satu Tingkat di Kualifikasi Informatif

Sementara warga lain yang mengaku bernama Darwis mengungkapkan, pihaknya menagih janji Pemkot Samarinda yang hendak memindah TPS di lingkungan RT 18 tersebut.

“Kami minta jangan ada lagi yang membuang sampah di sini. Kami sudah 30 tahun menghirup bau sampah. Sudah saatnya dipindah. Jangan yang di pinggir jalan utama saja, ini juga harus dipindah. Perhatikan kesehatan dan kenyamanan warga di sekitar sini,” kata Darwis. (rin)

Komentar

Berita Lainnya