oleh

Ini Dia, Ainun Najib yang Disebut-sebut Presiden sebagai Sosok Inapiratif

JAKARTA – Pada pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) 2022-2027 dan Harlah Ke-96 NU, Presiden Joko Widodo menyebut nama Ainun Najib, anak milenial yang layak dijadikan contoh.

Bahkan, jika perlu, katanya NU harus bisa merekrut pemuda yang kini bermukim dan sukses di Singapura itu.

Gajinya sangat tinggi di sana. Jika mau menariknya pulang ke tanah air, tentu harus ada yang mampu memberinya penghasilan lebih dari yang dia peroleh di Singapura.

“Ini nanti tugas Pak Kiai. Kalau beliau (Yahya C Staquf) yang bicara, digaji berapa pun, Ainun pasti mau,” kata Jokowi.

Baca Juga:   60 Kandidat Terpapar Covid-19, Bagaimana dengan Pemilihnya?

Ainun Najib, adalah seorang praktisi teknologi informasi asal Gresik, Jawa Timur yang berdomisili di Singapura.

Pria kelahiran 20 Oktober 1985 (umur 36) ini dikenal sebagai penggagas situs KawalPemilu.org.

Ainun dilahirkan di Gresik dan tinggal di sana hingga remaja. Ia melanjutkan sekolahnya di SMUN 5 Surabaya.

Ketika di SMU, ia termasuk anggota tim Indonesia dalam Olimpiade Matematika Asia Pasifik 2003 dan meraih honorable mention.

Ia mendapatkan pendidikan sarjana di Universitas Teknologi Nanyang (NTU), Singapura dengan jurusan Computer Engineering.

Ketika di NTU, ia bergabung mewakili NTU dalam lombaan pemrograman ACM ICPC tahun 2006-2007 bersama dua mahasiswa Indonesia lainnya.

Baca Juga:   Presiden Tetapkan 29 April dan 4-6 Mei Cuti Bersama Idulfitri 1443 H

Tim ini menjuarai ACM ICPC level regional Asia di Teheran, Iran (2006) dan ikut bertanding di level dunia di Tokyo, Jepang (2007).

Setelah lulus, ia bergabung dengan IBM Singapura sebagai software engineer, dan setelah itu ia menjabat sebagai konsultan senior.

Ainun dikenal sebagai juru bicara dan salah satu penggagas situs KawalPemilu.org, yaitu situs crowdsourcing digitalisasi dan penghitungan hasil pemilihan presiden 2014 berdasarkan scan formulir C1 dari KPU.

Berkaitan dengan situs ini, ia muncul di berbagai media cetak dan elektronik, termasuk beberapa wawancara televisi dan berbaia media nasional.

Baca Juga:   Presiden Jokowi: Apa pun Cacian dan Hinaan, Saya Tetap Bangun Infrastruktur

Pada Maret 2015, Ainun dan rekannya Pahlevi Fikri Auliya meluncurkan situs kawalapbd.org, di tengah-tengah terjadinya sengketa APBD DKI Jakarta 2015 antara pihak pemerintah provinsi dan DPRD Jakarta.

Situs ini menjabarkan rencana APBD versi kedua pihak, termasuk menunjukkan perbedaan-perbedaan dan kejanggalan yang ada di kedua anggaran tersebut.

Ainun menikah pada September 2009 dengan Nimah Eka Yanti yang tinggal bersamanya di Singapura. Pasangan ini memiliki latar belakang pendidikan madrasah. (*/Siberindo)

dari berbagai sumber

Berita Lainnya