oleh

RKAP 2026 Disepakati, RUPS SPR Tegaskan Target dan Strategi Perusahaan

PEKANBARU — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) menyepakati Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 sebagai pijakan untuk menegaskan target kinerja serta strategi pengembangan perusahaan ke depan.

Kesepakatan RKAP tersebut menjadi dasar bagi manajemen dalam menjalankan operasional perusahaan, mencakup penetapan sasaran kinerja, pengelolaan anggaran, prioritas investasi, serta langkah strategis guna menjaga keberlanjutan usaha dan meningkatkan nilai perusahaan.

RUPS dihadiri oleh seluruh jajaran direksi PT SPR, termasuk perwakilan anak perusahaan, yakni SPR Trada, SPR Langgak, dan SPR Cipta Lestari. Kehadiran lengkap unsur manajemen mencerminkan komitmen perusahaan terhadap penerapan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga:   Di Masa Ida Yulita Susanti, Sengketa SPR-KCL di Blok Langgak Berakhir

Dalam forum tersebut, manajemen memaparkan rencana operasional serta proyeksi keuangan perusahaan. Paparan itu kemudian dibahas bersama para pemegang saham untuk memperoleh persetujuan sekaligus masukan strategis sebagai bagian dari proses penetapan RKAP 2026.

Komisaris Utama PT SPR Yan Darmadi turut hadir menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan kinerja manajemen. Sementara itu, pemegang saham diwakili oleh Bobby Rahmat, selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Perekonomian.

Keterlibatan langsung perwakilan pemegang saham menunjukkan perhatian serius terhadap penyusunan RKAP sebagai dokumen kerja utama yang menentukan target dan arah strategi perusahaan.

Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT SPR Ida Yulita Susanti. Ia menegaskan bahwa RKAP bukan sekadar dokumen administratif, melainkan pedoman kerja yang wajib dijalankan secara konsisten oleh seluruh jajaran perusahaan.

Baca Juga:   Di Balik SK Gubernur, Sengkarut Hukum Pengelolaan Hotel Aryaduta Pekanbaru

“Dengan RKAP yang disepakati melalui RUPS, perusahaan diharapkan dapat bekerja lebih terukur, efisien, dan fokus dalam mencapai target yang telah ditetapkan,” ujar Ida.

Ia juga menyampaikan bahwa RUPS Luar Biasa (RUPS-LB) yang digelar bersamaan berjalan lancar, dengan agenda penyampaian RKAP Perubahan Tahun 2025, termasuk penambahan kegiatan alih kelola Hotel Arya Duta.

Selain itu, RUPS membahas sejumlah agenda strategis lainnya, antara lain alih kelola operator Wilayah Kerja (WK) Langgak, pengembangan usaha baru anak perusahaan SPR Langgak, pengelolaan sumur idle well dan well service, pengembangan usaha air minum dalam kemasan (AMDK) dalam RKAP 2026, serta perubahan rencana bisnis SPR periode 2022–2026.

Baca Juga:   Di Masa Ida Yulita Susanti, Sengketa SPR-KCL di Blok Langgak Berakhir

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemegang saham, khususnya Pemerintah Provinsi Riau, yang telah hadir dan menyetujui agenda SPR, meskipun terdapat beberapa catatan terkait alih operator WK Langgak dan kerja sama pengelolaan hotel,” kata Ida.

Melalui kesepakatan RKAP 2026 tersebut, PT SPR menegaskan komitmennya untuk menjaga konsistensi target, memperkuat strategi bisnis, serta meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan para pemangku kepentingan lainnya. *

Berita Lainnya