oleh

Quartararo Dominasi Grand Prix Italia di Tengah Duka Kematian Jason Dupasquier

JAKARTA–Fabio Quartararo mendominasi Grand Prix Italia pada Minggu di saat duka menyelimuti Sirkuit Mugello menyusul kematian pebalap 19 tahun asal Swiss Jason Dupasquier yang mengalami kecelakaan pada babak kualifikasi 2 Moto3 pada hari sebelumnya.

Setelah memenangi balapan, Quartararo mengibarkan bendera Swiss di podium untuk menghormati Dupasquier yang karier menjanjikannya harus terhenti di usia muda dengan cara yang tragis.

“Ini untuk Jason,” kata Quartararo seperti dikutip AFP dan dilansir Antara.

Dupasquier, yang menjalani musim keduanya di kelas ringan, terjatuh ketika melaju di Tikungan 9 dan 10 Sirkuit Mugello hingga tertabrak sedikitnya oleh satu motor, sebelum terseret di sepanjang trek, sehingga menyebabkan bendera merah dikibarkan yang menunda sesi.

Baca:   DPR Minta Pemerintah Jamin Keamanan Data Pengguna WhatsApp di Indonesia

Kendaraan petugas medis dari FIM langsung dikerahkan di lokasi kecelakaan untuk menangani Dupasquier sebelum sang pebalap diterbangkan ke rumah sakit Careggi di Florence.

Pada Minggu, akhirnya pihak rumah sakit mengumumkan Dupasquier meninggal dunia setelah mengalami cedera di otaknya dan menjalani operasi di bagian dada pada Sabtu malam.

“FIM, IRTA, MSMA, dan Dorna Sport mengucapkan bela sungkawa sedalam-salamnya kepada keluarga, teman, tim, dan orang-orang yang dicintai Dupasquier,” demikian laman resmi MotoGP.

Tim Dupasquier, Pruestel GP, telah menarik diri dari balapan dan Tom Luthi, pebalap Swiss kelas Moto2, juga memutuskan absen untuk menemani keluarga Dupasquier di rumah sakit.

Pebalap Jepang Ayumu Sasaki dan pebalap Spanyol Jeremy Alcoba menjadi dua pebalap lain yang terlibat di kecelakaan dengan Dupasquier, meski keduanya lolos dari cedera serius.

Baca:   Sirkuit Monza Ternyata Tak Seramah yang Dibayangkan Max Verstappen

Quartararo pun mengaku selalu teringat Dupasquier ketika menjalani balapan di Mugello.

“Ini hari yang aneh, penuh dengan emosi, setiap kali saya melewati tikungan sembilan saya memikirkan Jason,” kata sang pebalap Prancis.

“Bukan perasaan yang enak, Anda meraih kemenangan tetapi kita kehilangan salah satu teman kita.”

Quartararo melintasi finis dengan jarak 2,5 detik dari pebalap Portugal Miguel Oliveira yang meraih podium pertama baginya dan KTM musim ini, sedangkan juara dunia bertahan Joan Mir melengkapi podium.

Balapan seri keenam di kalender itu diawali dengan hening selama satu menit untuk menghormati Dupasquier yang terlibat kecelakaan fatal pertama kalinya dalam olahraga balap motor tersebut setelah kematian Luis Salom di sesi latihan Moto2 Grand Prix Barcelona di Catalunya pada 2016.

Baca:   Update Covid-19: Kasus Positif Baru Meroket Hingga 5.534

Quartararo tampil dominan sepanjang akhir pekan dengan memecahkan rekor lap Mugello untuk mengklaim pole position keempat secara beruntun musim ini dan menerjemahkannya menjadi kemenangan ketiganya tahun ini.

Dengan kemenangan hari ini sang pebalap Yamaha melebarkan jaraknya sebagai pemuncak klasemen dengan margin 24 poin dari Johan Zarco, yang naik ke peringkat dua menggeser Francesco Bagnaia, yang terjatuh di lap kedua, dengan selisih dua poin, dan Jack Miller membawa Ducati ketiga ke peringkat empat besar klasemen. (*)

Komentar

Berita Lainnya