POLMAN- Seorang warga di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif corona.
Kendati proses pemakaman almarhum yang diketahui berinisial SU (53) menerapkan protokol Covid-19, sayang banyak pelayat yang mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Salah satunya tidak memakai masker.
Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Wonomulyo, Samiaji, mengatakan, banyaknya pelayat yang mengabaikan protokol kesehatan, diduga karena tidak mengetahui warga yang meninggal positif tertular virus corona.
“Saya berharap ke depan, kita tetap berkoordinasi dengan keluarga, jika ada keluarga kita yang terinfeksi covid harus disampaikan kepada warga, karena mungkin banyak warga yang tidak mengetahui kalau almarhum meninggal karena covid,“ kata Samiaji kepada Paceko.com, grup Siberindo.co di lokasi pemakaman umum warga Desa Sidorejo, Senin (28/12/2020).
Menurut Samiaji, sebelum meninggal dunia almarhum SU sempat jalani perawatan di rumah sakit selama sepekan. Namun, almarhum yang diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru, memaksa pulang untuk jalani perawatan di rumahnya.
“Almarhum memiliki penyakit bawaan paru-paru, almarhum diketahui pulang paksa lantaran tidak mau dirawat di rumah sakit umum,“ jelasnya.
Kepala Puskesmas Wonomulyo Suaib R mengungkapkan, pihaknya akan melakukan tracking terhadap kontak erat almarhum untuk mengantisipasi penularan virus corona.
“Langkah selanjutnya, kita tetap melihat kontak, bagaimana kontak yang telah mereka dapatkan, karena dalam beberapa hari ini, tentunya banyak yang menjenguk (almarhum),” ungkap Suaib.
Suaib juga menegaskan, proses pemakaman dilakukan sesuai protokol kesehatan. Apalagi diakui, pihaknya telah menerima penyampaian, almarhum SU meninggal karena tertular virus corona.
“Pasien yang ada sekarang ini meninggal, memang ada penyampaian, pasien tersebut adalah pasien yang sudah dinyatakan positif (covid),” tandasnya.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kecamatan Wonomulyo, hingga saat ini jumlah kasus terkonfirmasi virus corona di daerah ini, sudah mencapai 40 orang, empat di antaranya dinyatakan meninggal dunia. (thaya/sur/red)









Komentar