oleh

Banjir Genangi Trans Kalimantan, Ganggu Lalu Lintas

PONTIANAK Banjir masih menggenangi ruas jalan Trans Kalimantan, tepatnya di wilayah Desa Teluk Bakung dan Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya, sejak Minggu (22/11/2020) lalu.

Seperti dilansir radarkalbar.com, grup siberindo.co, berdasarkan hasil pantauan awak media ini di lokasi kejadian, ketinggian air merendam badan jalan bervariasi hingga 50 centimeter. Kondisi ini sangat mengganggu arus lalu lintas di jalur jalan tersebut. Pengguna jalan pun mesti berhati-hati jika melintas.

Menariknya, semenjak Banjir menggenangi beberapa titik ruas jalan, warga setempat terdiri pria dan wanita, menjadi pemandu dadakan kendaraan yang melintas, agar tidak terperosok ke sisi jalan.

Bahkan ada juga mobil pick up dan truk dijadikan ojek, untuk mengangkut sepeda motor warga yang akan melintas.

Menurut Panus, salah seorang warga setempat, Banjir yang menggenangi jalan ini, terbesar dan terlama. Biasanya Banjir hanya 2-3 hari saja. Namun sekarang sudah lebih sepekan

”Ini yang terbesar lah, banjirnya. Biasanya 2-3 hari sudah surut dan hanya beberapa titik saja sampai di jalan raya,” ungkapnya.

Adapun titik terparah Banjir menggenangi jalan di wilayah Dusun Taoah atau Desa Pancaroba ujung. Sementara untuk wilayah Desa Teluk Bakung hanya beberapa titik saja. Namun, untuk rumah warga, rata-rata sudah terendam di dua desa tersebut.

”Kalo jalan ini banyak yang terendam di Dusun Tapah atau wilayah ujung Desa Pancaroba. Nah, kalo rumah hampir sama lah di Desa Pancaroba dan Teluk Bakung yang terendam,” jelas dia.

Sementara, Ardi salah seorang pengendara yang melintas menuturkan sepeda motor yang dikendarainya sempat mogok ditengah genangi air, mau tak mau mesti didorong hingga beberapa kilometer, untuk dibawa ke bengkel, karena kemasukan air.

”Susah Bang, motor saya sempat masuk air, dan capek dorong nya ke bengkel. Mesti ganti oli, untung mesin ndak rusak,” ujarnya.

Bukan hanya Banjir saat ini yang yang mengganggu aru transportasi di jalan Trans Kalimantan. Akan tetapi ada proyek peningkatan jalan, yang memicu antrean panjang hingga berjam-jam.

Para pengendara, diminta untuk berhati-hati saat ini melintas di jalan Trans Kalimantan Pontianak-Tayan Hilir. Selain itu rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. (*)

 

 

Komentar

Berita Lainnya