oleh

Kementerian Kebudayaan Gelar Pentas Kita Cinta Lagu Anak Indonesia 2026, Hidupkan Kembali Lagu Anak Indonesia melalui Karya dan Talenta Anak

-Headline, News-124 views

SIBERINDO.CO – Kementerian Kebudayaan RI menggelar Pentas Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA) 2026 di Amfiteater Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi bagi karya dan talenta anak Indonesia melalui pertunjukan musik yang edukatif dan menghibur, sekaligus menjadi rangkaian puncak pelaksanaan KILA 2026.

KILA merupakan program tahunan Direktorat Film, Musik, dan Seni, Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan yang telah dilaksanakan sejak 2020. Program ini secara konsisten mendorong penciptaan, pengembangan, dan pemasyarakatan lagu anak Indonesia yang bermakna dan mendidik, sekaligus mendukung pembentukan karakter generasi muda.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dalam sambutannya mengatakan lagu anak memiliki peran penting dalam memperkenalkan bahasa dan budaya kepada anak sejak dini. Kesederhanaan lirik dan rima dalam lagu anak juga dapat membangun kedekatan emosional serta memberikan ruang bagi anak untuk mengenal nilai-nilai positif melalui musik.

“Lagu anak-anak merupakan satu perpaduan dari kesederhanaan, rimanya sederhana, dan ada koneksi emosi yang dijalin untuk memberikan pengenalan awal terhadap bahasa dan budaya, serta terutama untuk kesenangan dan kebahagiaan anak-anak,” ungkap Menbud Fadli Zon.

Menurutnya, lagu anak juga dapat membawa misi kebudayaan dengan memperkenalkan keragaman dan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda. Karena itu, keberadaan lagu anak perlu terus didorong agar semakin banyak karya yang dikenal dan dekat dengan kehidupan anak Indonesia.

“Melalui program KILA, Kementerian Kebudayaan berkomitmen menghidupkan kembali lagu-lagu anak Indonesia yang bermakna, mendidik sekaligus membentuk karakter. Komitmen itu kita wujudkan melalui pementasan yang digarap dengan penuh dedikasi oleh anak-anak berbakat, termasuk para pemenang lomba KILA dari berbagai daerah di Indonesia,” tambah Menbud.

Sementara itu, Direktur Film, Musik, dan Seni, Irini Dewi Wanti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan KILA 2026. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya KILA 2026, termasuk para juri, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta seluruh orang tua yang terus mendukung anak-anaknya. Semoga kegiatan ini dapat terus berkembang dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkarya,” jelas Irini.

Pentas KILA 2026 menghadirkan sejumlah pertunjukan yang dibawakan oleh Duta KILA. Pertunjukan meliputi medley lagu dolanan Ayo Jujur, Main Petak Umpet, dan Sinau, dilanjutkan dengan lagu-lagu bertema persahabatan seperti Cinta Semua Temanku dan Berteman Itu Indah, serta Kita Pasti Bisa yang mengajak penonton bernyanyi bersama.

Rangkaian pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan lagu-lagu bertema anak Indonesia hebat dan cinta Tanah Air, yaitu Bersatu Dalam Perbedaan, Indonesia Kaya, dan Tujuh Kebiasaan Hebatku. Pentas juga menampilkan enam lagu finalis Lomba Cipta Lagu Anak 2026, yakni Yuk Belajar, Yuk Biasakan, Jaga Bumi, Kerbau Lucu, Payung Raksasa, Bermain ke Pantai, dan Jaga Bumi Kita.

Pelaksanaan KILA 2026 diawali dengan pendaftaran pada 22 Juni hingga 12 September 2026. Dari 971 pendaftar baru, tercatat 814 peserta sebagai pendaftar resmi, terdiri atas 168 peserta Lomba Cipta Lagu untuk kelompok pendengar usia 5–13 tahun dan 646 peserta Lomba Menyanyi Lagu Anak untuk kelompok usia 5–13 tahun. Berdasarkan hasil kurasi, terpilih enam lagu terbaik untuk Lomba Cipta Lagu dan 30 peserta terbaik untuk Lomba Menyanyi Lagu Anak. Sebanyak 30 peserta terbaik Lomba Menyanyi kemudian mengikuti audisi secara hibrida pada 26 September 2026 untuk menentukan para pemenang.

Pada Lomba Cipta Lagu Anak, lagu Jaga Bumi Kita yang diciptakan Michael Soerjonoto, Joan Mercy T, dan Ignatius Marvin K meraih juara, disusul Jaga Bumi karya Ari Fatmawati dan Payung Raksasa karya Alan Wijanarko. Sementara itu, lagu Kerbau Lucu karya Alfian Ghoffar Alam ditetapkan sebagai juara favorit. Pada Lomba Menyanyi Lagu Anak, Juara 1 diraih Jolly Jeanne dari Kalimantan Barat, Juara 2 Putu Pradnya Ananta Putra dari Bali, dan Juara 3 Naiya Naqqiya dari DI Yogyakarta. Adapun kategori favorit diraih Ilona Zea Karaleah dari DKI Jakarta.

Sejak awal pelaksanaan pada 2020, KILA juga telah melahirkan talenta penyanyi cilik yang kemudian berkembang menjadi Duta KILA. Saat ini terdapat 36 Duta KILA yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Sejumlah Duta KILA juga telah mencatatkan prestasi di tingkat internasional, antara lain menjadi juara San Remo Junior 2025, tampil dalam pergelaran seriosa di Austria Embassy, serta terpilih mewakili Indonesia pada V International Children’s Cultural Forum 2026 di Moskow, Rusia.

Selain lomba dan pementasan, KILA terus berkembang melalui ruang pembelajaran dan pengembangan kapasitas. Program ini telah memiliki Akademi KILA bagi anak-anak serta workshop bagi tenaga pengajar atau guru yang dilaksanakan pada 2025.

Turut hadir dalam Pentas KILA 2026 antara lain Sekretaris Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Eka Prasetiawati; serta Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang diwakili Penelaah Teknis Kebijakan, Magfira. Hadir sejumlah jajaran Kementerian Kebudayaan, di antaranya Inspektur Jenderal, Fryda Lucyana; Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra; Staf Ahli Menteri Kebudayaan Bidang Ekonomi dan Industri Budaya, Anindita Kusuma Listya; Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Media Komunikasi Publik, M. Asrian Mirza; Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis; serta jajaran Kementerian Kebudayaan

Kementerian Kebudayaan berharap KILA terus menjadi ruang bagi anak-anak Indonesia untuk mengembangkan kreativitas, bakat, dan keberanian berkarya melalui musik. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap lagu anak Indonesia sekaligus menghadirkan lebih banyak karya yang sesuai dengan dunia anak dan mendukung pembentukan karakter generasi muda. Kementerian Kebudayaan berkomitmen memperkuat keberlanjutan KILA sebagai bagian dari upaya memajukan kebudayaan melalui musik. Melalui pengembangan karya, talenta, dan ruang ekspresi yang berkelanjutan, KILA diharapkan dapat terus menumbuhkan generasi anak Indonesia yang kreatif, berkarakter, dan bangga terhadap budaya Indonesia.(***)

Berita Lainnya