oleh

Kementerian PU Percepat Penyelesaian Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Pontianak, Prov. Kalimantan Barat

SIBERINDO.CO – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penyelesaian pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat di Kota Pontianak, Prov. Kalimantan Barat, guna mendukung pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono, saat mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Sekolah Rakyat Kota Pontianak, Senin (24/8).

Triono mengatakan bahwa di Prov. Kalimantan Barat terdapat tiga Sekolah Rakyat yang dibangun Kementerian PU, yaitu satu lokasi di Kota Pontianak yang saat ini telah beroperasi dan dua lokasi di Kota Singkawang yang masih dalam proses pembangunan. Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pontianak telah mencapai progres fisik 96,19 persen dan memasuki tahap akhir berupa perapihan kawasan serta pembangunan pagar keliling.

Sementara itu, Plt. Direktur Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga dan Sosial Budaya, Ditjen Prasarana Strategis, Irawanto, menjelaskan bahwa fasilitas yang tersedia di Sekolah Rakyat Kota Pontianak meliputi tiga gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, 8 asrama siswa, ruang makan, 2 rusun guru, gedung serbaguna, masjid, rumah ibadah, dapur, guest house, bangunan pelengkap dan lapangan olahraga. Sekolah Rakyat tersebut memiliki kapasitas 1.080 siswa. Apabila termasuk tenaga pendidik, kapasitas keseluruhan mencapai 1.226 orang. “Sekitar 237 siswa sudah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)” kata Irawanto.

Selain menyelesaikan pembangunan di Pontianak, Kementerian PU menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 3 di Kabupaten Sambas dan Kabupaten Kayong. Proses lelang direncanakan dimulai pada Oktober atau November 2026, dengan kapasitas masing-masing lokasi mencapai 2.500 siswa.

Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut mendapat dukungan dari Ketua Komisi V DPR RI Lasarus. Menurutnya, program Sekolah Rakyat yang menyediakan pendidikan secara gratis dan dibiayai oleh negara perlu terus diperluas agar semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan.

“Kami akan berusaha supaya seluruh kabupaten-kota di Indonesia paling tidak satu kabupaten-kota ada satu Sekolah Rakyat. Itu target kita,” jelas Lasarus.

Lasarus menambahkan, perluasan Sekolah Rakyat penting dilakukan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak terlambat memperoleh akses pendidikan dan memiliki kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Kementerian PU terus mendukung penyediaan infrastruktur Sekolah Rakyat melalui pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. Pengembangan Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus mendukung target pemerintah hingga 2029. (**)

Berita Lainnya