oleh

Kementerian Pekerjaan Umum Bangun IPA 2 x 50 Liter per Detik untuk Perkuat Layanan Air Minum di Kab. Kubu Raya

SIBERINDO.CO – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat penyediaan air minum bagi masyarakat Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, melalui pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 2 x 50 liter per detik beserta jaringan perpipaan pendukung di Arang Limbung. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan cakupan layanan air minum sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di Kabupaten Kubu Raya.

Plt. Direktur Air Minum, Ditjen Cipta Karya, Sugeng Paryanto, mengatakan pembangunan IPA tersebut merupakan tindak lanjut dukungan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus saat Kunjungan Kerja ke Kabupaten Kubu Raya pada 2025. Pembangunan dilaksanakan melalui kontrak tahun jamak (multi-years contract/MYC) hingga pertengahan 2027, dengan pekerjaan fisik telah dimulai sejak Juni 2026.

“Pembangunan IPA ini merupakan langkah nyata untuk memenuhi kebutuhan dasar air minum masyarakat Kabupaten Kubu Raya,” kata Sugeng.

Pembangunan di Arang Limbung mencakup instalasi pengolahan air dan jaringan perpipaan pendukung untuk memastikan air yang telah diolah dapat disalurkan kepada masyarakat secara optimal.

Lebih lanjut, Sugeng menjelaskan bahwa pembangunan jaringan perpipaan tersebut juga ditujukan untuk mengatasi kelebihan kapasitas akibat tingginya jumlah pelanggan serta banyaknya daftar tunggu pelanggan yang belum bisa terlayani. Dengan pembangunan SPAM Arang Limbung, kapasitas yang tersedia diharapkan dapat ditingkatkan sekaligus memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PU dan Komisi V DPR RI atas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur air minum di Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, kondisi geografis Kubu Raya yang luas, terdiri atas wilayah pesisir dan kepulauan, serta keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi tantangan dalam penyediaan infrastruktur dasar.

“Dengan kondisi APBD yang berkurang hampir 40%, dukungan APBN sangat kami perlukan untuk membangun infrastruktur dasar, termasuk air bersih,” ujar Sujiwo.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan penyediaan air bersih di Kalimantan Barat merupakan persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah pusat. Menurutnya, penyediaan air bersih merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Kabupaten Kubu Raya, cakupan layanan air minum saat ini masih sekitar 20,7%. Dengan tambahan kapasitas IPA sebesar 100 liter per detik, cakupan layanan diperkirakan meningkat sekitar 1,3%. “Kebutuhan air bersih di Kalimantan Barat ini sangat urgent. Salah satu contoh di Kabupaten Kubu Raya. Pemerintah pusat harus peduli dengan hal ini, karena ini adalah salah satu solusi membuat masyarakat sejahtera,” kata Lasarus.(***)

Berita Lainnya