SAMARINDA – Berakhirnya musim kompetisi Liga 1 2020, membuat pemain harus melupakan apa yang ingin mereka dapatkan.
Terlebih pemain yang sama sekali tak sempat diturunkan di pertandingan, terutama para pemain muda.
Namun karena baru memainkan tiga pertandingan sebelum kompetisi distop, dianggap masih sangat wajar jika pemain muda tak mendapatkan menit bermain.
Salah satu pemain yang tak sempat mendapat jam terbang musim lalu adalah Muhammad Iksan.
Ya, Iksan musim lalu adalah bagian dari skuad Arema FC. Ia dipinjamkan dari Borneo FC untuk satu musim. Namun karena kompetisi terhenti, Iksan pun kembali ke Pesut Etam.
“Ya rasanya agak kecewa juga selama semusim ini saya belum mendapat menit bermain setelah masa peminjaman ke Arema. Baru digelar tiga pertandingan, kompetisi sudah harus dihentikan karena pandemi,” ujar Iksan.
Meski demikian Iksan mengaku tak terlalu kecewa. Sebab apa yang ia rasakan, juga dirasakan banyak pemain di Liga 1.
Kini Iksan berharap ada kejelasan kapan kompetisi musim baru digulirkan. Sebab ia sudah tak sabar ingin menjalani latihan bersama skuad Pesut Etam.
“Semoga segera ada kejelasan untuk musim baru. Saya siap bersaing lagi dengan pemain senior di Borneo FC. Saya juga senang bertemu lagi dengan Mario Gomez,” terangnya.
Di tengah penantian musim baru, Iksan mengaku tetap menjalankan latihan secara mandiri. Hal ini sudah dilakukannya sejak kompetisi dihentikan sejak Maret lalu.
“Memang berbeda Latihan sendiri dengan latihan bersama. Tapi saya harus tetap menjaga kondisi, karena tugas saya adalah latihan untuk bersiap bersaing di musim mendatang,” pungkasnya. (upi)











Komentar