oleh

Nensy Anggraeni Menang Telak Pada Pilkades Kadu Agung Timur

RABGKASBITUNG – Nensy Anggraeni keluar sebagai pemenang pada ajang pemilihan kepala desa (Pilkades) Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten.

Ibu rumah tangga yang juga pengusaha rangka baja ringan tersebut meraih suara sebanyak, 3157.

Ia mengungguli kontestan lainnya, yaitu Rio Irawan (petahana) yang meraih 1067 suara, Jaenal Mutakin 241 suara dan Aang Herawati, yaitu 89 suara.

Menurut Imas Kania, tim pemenangan Nensy Anggraeni, kemenangan yang diraih tersebut dikarenakan sosok Nensy yang rendah hati (humble) dan berbaur dengan berbagai kalangan tanpa melihat status sosial.

Baca Juga:   Atlet, Pelatih, Asisten Pelatih, dan Manager Olahraga Pandeglang Perkuat Banten di PON

Selain itu, selama ini, kata Imas, Nensy juga sangat dicintai anak anak yatim dan masyarakat di desa Kadu Agung Timur, karena Istri dari Rizki tersebut kerap menyisihkan sebagian rejekinya untuk anak yatim piatu dan warga kurang mampu.

“Alhamdulillah, Ibu Nensy diberi kepercayaan oleh masyarakat. Itu semua karena sosok Ibu Nensy yang selalu hadir di tengah warga dalam berbagai kondisi,” kata Imas Kania, Senin (25/10/2021).

Kata Imas lagi, sejak dimulainya tahapan Pilkades, Nensy Anggraeni selalu bersikap apa adanya dan tidak terlalu ambisi.

Baca Juga:   Disdukcapil Lebak Beri Pelayanan Keliling Bagi Warga Baduy

Maka tim pemenangan pun bekerja membantu meraih tanpa tekanan, sehingga setiap kali mendatangi warga tidak memberikan janji janji muluk.

Hasilnya, kata Imas, Nensy Anggraeni unggul telak di 12 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di Desa Kadu Agung Timur.

Kemenangan ini, kata Imas, tidak akan membuat Nensy dan timnya jumawa. Bahkan, ia ingin seluruh masyarakat Desa Kadu Agung Timur bersama sama membangun desa ke arah yang lebih baik.

Jadi, saat ini tidak ada lagi kubu kubuan, semuanya sama yaitu warga Kadu Agung Timur.

Baca Juga:   Soroti Kebijakan BPJS di Banten, PUB: Ada Pelanggaran Hak Asasi Manusia

“Ibu Nensy sangat rendah hati, sehingga ketika ia menang, ia langsung berpesan kepada pendukung dan tim pemenangan agar tidak berlebihan merayakan kemenangan,” ujar Imas Kania.

Nensy Anggraeni berterima kasih kepada warga karena telah mempercayainya.

Padahal, kata dia, selepas masa kampanye, ia menyerahkan sepenuhnya apa pun hasil pada saat pencoblosan suara.

”Saya ucapkan terima kasih kepada warga dan tim pemenangan, tanpa mereka saya tidak bisa apa apa,” kata Nensy. (red)

Komentar

Berita Lainnya