oleh

Warga Diminta Waspada, Anjing Liar Serang Kakak Beradik

POLMAN – Keresahan merebak menyusul serangan anjing liar terhadap dua bersaudara kakak beradik di Dusun Parabaya, Desa Buku, Kecamatan Mapilli, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, beberapa waktu lalu. Warga Parabaya diminta waspada.

Kakak beradik bernama Yenni (14) dan Harna (11) korban serangan anjing liar ketika sedang bermian di sekitar rumah. Keduanya diserang anjing berselang beberapa hari.

Baca:   Vaksinasi Tenaga Kesehatan Jabar Masih Kurang Optimal 

“Korban Harna menderita luka di lutut dan kaki. Sedangkan kakaknya, Yenni, mengalami luka di pinggul,“ ujar Pengelola Surveilance Puskesmas Mapilli, H Syarifuddin, kepada Paceko.com grup Siberindo.co, Rabu (24/03/2021).

Keduanya sempat dilarikan ke Puskesmas untuk menjalani perawatan, dan kini kondisinya sudah membaik.

“Keduanya sempat dirawat di Puskesmas, kami bersihkan lukanya dan divaksinasi,” katanya.

Baca:   Korban Terus Betambah, BMKG Ingatkan Warga Tetap Waspada

Bersama warga setempat, Syarif mengaku telah turun ke lokasi, untuk melihat kondisi anjing yang telah menyerang kedua korban. Ia memperkirakan anjing tersebut tidak tertular rabies.

“Kemungkinan anjingnya tidak gila atau menderita rabies. Soalnya kalau gila, biasanya anjing akan mati beberapa hari setelah menggigit,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, warga telah berupaya menangkap anjing yang telah menyerang pasangan kakak beradik di daerah ini namun tidak membuahkan hasil.

Baca:   3.640 Dosis Vaksin Siap Disebar di Perbatasan RI - Malaysia

“Oleh karena itu, saya telah mengimbau warga untuk mengantisipasi keberadaan anjing liar di sekitar pemukiman. Termasuk warga yang memelihara anjing, agar mengikat atau mengandangkan anjingnya,“ katanya. (thaya/sur)

Komentar

Berita Lainnya