JAKARTA – Pasca debat calon wakil presiden yang berlangsung Jumat (22/13/2023), pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tetap memimpin dalam sejumlah survei.
Penampilan Gibran berhasil mencuri perhatian publik, berbeda dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang mendapatkan sentimen negatif dari warganet.
Hasil riset Continuum Indef, Prabowo-Gibran mendapat sentimen positif sebesar 77,69%, diiringi Ganjar Pranowo-Mahfud MD 64,03%. Sedangkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar hanya 4,27%.
Meski sejumlah lembaga survei seperti Roy Morgan Poll, Poltracking Indonesia, Litbang Kompas, Arus Survei Indonesia, Populi Center, dan Indikator Politik Indonesia mengukur elektabilitas dengan varian yang beragam, pasangan Prabowo-Gibran tetap unggul.
Hasil survei Roy Morgan Poll mencatat kenaikan elektabilitas Ganjar-Mahfud menjadi 38%, sementara elektabilitas Prabowo-Gibran meningkat 13% sejak Maret 2023.
Poltracking Indonesia mencatat keunggulan Prabowo-Gibran dengan elektabilitas 45,2%, sementara Litbang Kompas menempatkan mereka di posisi pertama dengan elektabilitas 39,3%.
Survei ASI di Pulau Jawa menunjukkan Prabowo-Gibran mendominasi dengan elektabilitas 34,2%, diikuti oleh Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin.
Populi Center juga menegaskan keunggulan Prabowo-Gibran dengan elektabilitas 46,7%.
Hampir seragam hasil simulasi Indikator Politik Indonesia menunjukkan kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran menjadi 45,8%, sementara Ganjar-Mahfud mengalami penurunan.
Burhanuddin Muhtadi dari Indikator Politik Indonesia meyakini bahwa Prabowo-Gibran memiliki peluang untuk lolos ke putaran kedua pemilu.
Dengan konsistensi hasil survei yang menunjukkan dominasi Prabowo-Gibran, perjalanan pasangan ini tampak mengukuhkan posisinya sebagai pilihan utama dalam Pilpres 2024. (*)










