oleh

Kebijakan Anies Gagal Tekan Angka Penularan Covid-19 di Jakarta

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan gagal menekan penularan virus corona Covid-19 saat penerapan PSBB Transisi. Nyatanya, jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Jakarta terus meningkat.

Demikian dikatakan anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak dalam keterangan resminya, Jumat (25/9/2020).

Menurut dia, salah satu penyebabnya adalah kebijakan yang tak terukur dalam instrumen transportasi.

Baca Juga:   India Makin Menakutkan Sementara di Brazil dalam Waktu 24 Jam ada 447 Kematian

“Kebijakan yang ditempuh hampir selalu menggunakan instrument transportasi. Hal itu terlihat dari kebijakan pembatasan penumpang, ganjil genap mobil, lalu diikuti kebijakan ganjil genap motor,” urai Gilbert.

Dia menekankan, kebijakan instrumen transportasi hanya bisa menekan angka kemacetan di Jakarta. Sementara untuk menekan penyebaran covid hasilnya nihil.

“Seandainya data yang ada dievaluasi, khususnya dampak kebijakan menggunakan instrument transportasi dalam menekan kenaikan kasus Covid-19, maka dipastikan instrument ini tidak lagi dipakai,” tuturnya.

Baca Juga:   Pengelola Makam Sunan Muria Diminta Perketat Pengawasan Prokes

Dia menjelaskan, pada awal September 2020 kemarin Ketua Satgas Covid, Doni Munardo menyebut bahwa sebagian besar pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet merupakan pengguna transportasi.

“Semakin memperkuat kenyataan bahwa kebijakan penanganan Covid-19 menggunakan instrument transportasi adalah tidak tepat atau malah memperburuk,” tandasnya.

Setelah menerapkan PSBB Transisi, Pemprov DKI memutuskan meningkatkan Pembatasan Sosial Berskala Besar, atau PSBB Jilid II mulai 14 September. (sam)

Komentar

Berita Lainnya