oleh

DPR Minta Pemerintah Fokus Tangani Covid-19

JAKARTA – Penanganan terhadap Covid-19 harus menjadi perhatian utama. Sebab, kondisi pandemi saat ini tidak memungkinkan kegiatan ekonomi untuk bergerak.

Demikian dikatakan anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/9/2020).

“Kita tidak mungkin mendorong konsumsi dan investasi kembali normal ketika kondisinya masih tidak normal. Masih ada wabah,” kata dia.

Baca Juga:   Pemkot Ambon Targetkan Vaksinasi bagi 1.000 Siswa SMP

Anis menegaskan, percepatan pemulihan ekonomi nasional akan lebih baik jika dilakukan ketika pandemi Covid-19 sudah selesai.

Untuk itu, seluruh otoritas pemegang kebijakan harus bersinergi untuk mempercepat penanggulangan wabah kemudian membantu masyarakat terdampak dan dunia usaha.

“Ketika pandemi masih berlangsung, upaya yang harus dilakukan pemerintah adalah membantu agar masyarakat dan dunia usaha bisa bertahan,” jelas Anis.

Baca Juga:   Sempat Positif Covid-19, Begini Penjelasan Joy Tobing

Terkait proyeksi bahwa Indonesia akan mengalami resesi, ia mengatakan hal itu tidak terhindarkan karena belanja pemerintah belum optimal untuk mendorong daya beli masyarakat.

Di sisi lain, tambah dia, baik investasi maupun ekspor masih menunggu sinyal pemulihan ekonomi global.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan revisi terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2020 dari semula minus 1,1 persen hingga 0,2 persen menjadi minus 1,7 persen sampai minus 0,6 persen.

Baca Juga:   Update Covid-19: Kasus Positif Bertambah 4002, Jakarta dan Jabar Paling Banyak

Satu-satunya komponen pengeluaran yang masih bisa berkontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia hingga akhir 2020 adalah konsumsi pemerintah yang diperkirakan tumbuh 0,6 persen hingga 4,8 persen. (sam)

Komentar

Berita Lainnya