BALI – Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi menegaskan, pihaknya tetap mempersiapkan atlet andalan yang bakal dikirim ke ajang PON XX/2021 Papua, Oktober sembari menunggu keputusan Pusat soal jadi tidaknya multi event olahraga Tanah Air itu digelar.
Sejauh ini memang masih belum ada keputusan resmi apapun soal nasib PON XX/2021.
Atas dasar itu KONI Bali masih berpendapat gelaran olahraga empat tahunan itu masih tetap berjalan seperti jadwal yakni gelaran pada Oktober mendatang.
Seperti diketahui beberapa waktu lalu muncul statemen Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman yang sudah mempersiapkan diri jika nantinya pandemi Covid-19 tak mengalami penurunan dan berimbas pada ditundanya gelaran PON Papua.
Bahkan, taktik strategi disiapkan dengan salah satunya menggelar event olahraga terbesar di Tanah Air itu dengan menjadikan pertandingan cabang olahraga (cabor) tanpa penonton.
Tapi semuanya masih melihat perkembangan kondisi ke depannya dan keputusan pemerintah nantinya.
“Kami siap mengantisipasi nasib PON Papua nantinya dengan tetap mempersiapkan kontingen dan para atlet andalan Bali yang berlaga nantinya sampai ada keputusan pemerintah dan KONI Pusat,” ucap Ketut Suwandi dikutip perspectivesnews.com, anggota siberindo.co, Minggu (24/1/2021).
Ia mengatakan akan mengikuti saja perkembangan yang terjadi di masa mendatang untuk PON Papua.
Jelasnya, kata dia, KONI Bali tetap mempersiapkan diri untuk berlaga seperti sebelum-sebelumnya selama belum ada keputusan resmi dari pemerintah dan KONI Pusat.
KONI Bali sendiri juga siap menerima jika nantinya ternyata PON papua harus ditunda lantaran kondisi pandemi mungkin belum normal.
Namun harapannya dengan adanya vaksin maka ke depannya akan lebih bagus dan pandemi cepat mengalami penurunan kasus.
“Kami tak mau berspekulasi soal kondisi pandemi ke depannya karena ini musibah yang tak bisa diprediksi dengan pasti.
“Lebih baik kita menunggu saja keputusan nanti dari pihak yang terkait dan berwenang, terpenting kami tetap melakukan tugas seperti biasanya.
“Para atlet tetap harus latihan sekarang ini dan tetap kami awasi,” pungkas Suwandi. (git)











Komentar