MEMPAWAH – Korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 asal Mempawah, H M Nur Khalifatul Amin dimakamkan di Komplek Pemakaman Keluarga Ponpes Darussalam, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Minggu (24/01/2021) pukul 10.00 WIB.
Almarhum yang akrab disapa Ustaz Kholif ini dimakamkan di samping kuburan sang istri, Hj Agus Minarni.
Dilansir mempawahnews.com grup siberindo.co, jenazah almarhum Nur Khalifatul Amin diterbangkan dari Jakarta pada pukul 05.00 WIB menggunakan pesawat Sri Wijaya Air.
Setibanya di Bandara Supadio Pontianak, jenazah diserahterimakan dari Basarnas kepada Pemprov Kalbar dan diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Menggunakan mobil ambulance, jenazah PNS, Pamong Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kecamatan Mempawah Hilir ini diberangkatkan ke rumah duka di Komplek Kampus 1 Ponpes Darussalam, Desa Sengkubang.
Setelah menempuh perjalan kurang lebih 1,5 jam, jenazah tiba sekitar pukul 09.15 WIB.
Ratusan keluarga dan pelayat telah menunggu kedatangan jenazah almarhum yang teridentifikasi petugas, Jumat (22/01/2021) itu.
Isak tangis keluarga pecah saat peti jenazah disemayamkankan dirumah duka.
Sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah H M Nur Khalifatul Amin dibawa ke Masjid Rayyana untuk di shalatkan.
Kemudian, jenazah diantarkan ke liang lahat di Komplek Pemakaman Keluarga Ponpes Darussalam, Sengkubang. H M Nur Khalifatul Amin dimakamkan tepat disamping kuburan istri tercinta, Hj Agus Minarni.
“Insya Allah, kedua almarhum (H Nur Khalifatul Amin dan Hj Agus Minarni) meninggal dunia dalam keadaan syahid. Kami semua telah ikhlas menerima takdir Allah Taala,” ucap K.H Tusirana Rasyid mewakili keluarga almarhum.
Pimpinan Ponpes Darussalam Sengkubang ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian hingga pemulangan jenazah almarhum ke Mempawah.
“Terima kasih kepada petugas Basarnas, TNI/Polri, Pemprov Kalbar, Pemkab Mempawah dan Muspida Kabupaten Mempawah yang sejak awal selalu mengawal proses pemulangan jenazah keluarga kami. Semoga segala kebaikan ini mendapatkan balasan pahala disisi Allah Ta’ala,” ucap Tusirana.
Pasutri, H Nur Khalifatul Amin dan Hj Agus Minarni menumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang mengalami kecelakaan Sabtu (09/01/2021) di Perairan Pulau Seribu.
Ada 62 orang terdiri dari penumpang dan kru pesawat dinyatakan meninggal dunia dalam insiden diawal tahun 2021 itu.(*)











Komentar