oleh

Rismaharini Izinkan Guru di Surabaya Kembali Bekerja dari Sekolah

SURABAYA – Melalui Surat Edaran (SE) bernomor 800/10317/436.7.1/2020, Pemkot Surabaya telah memberikan izin kepada para guru di tingkat SD dan SMP baik negeri maupun swasta untuk kembali bekerja dari sekolah.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini berencana memulai kembali sekolah tatap muka di tingkat SMP, pada bulan Desember mendatang. Namun sebelum rencana itu direalisasikan, pihak Pemkot Surabaya akan terlebih dulu memastikan kesiapan di setiap sekolah SMP di Kota Surabaya.

“Insya Allah awal Desember kita yang SMP. Jadi, nanti kalau ini sudah kita siapkan ada tim yang akan melihat kesiapan sekolah-sekolah. Kalau sudah siap, maka awal Desember SMP dulu yang buka. Dan hari ini (Senin 23 Novemeber 2020) gurunya sudah masuk untuk menyiapkan protokol kesehatan,” kata Risma di Balai Kota Surabaya, seperti dikutip petisi.co, grup siberindo.co, Senin (23/11/2020) sore.

Metode sekolah tatap muka tetap dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti pemakaian masker, penyediaan tempat cuci tangan hingga melakukan pembatasan kuota lima puluh persen dari total seluruh siswa.

Untuk memastikan keamanan dari para guru dan murid saat sekolah secara tatap muka diberlakukan, Pemkot Surabaya akan melakukan upaya testing.

“Ya, ini gurunya sudah mulai dan alhamdulillah tidak ada yang positif, ini nanti siswa juga kita cicil seperti itu. Jadi mungkin mulai minggu depan itu akan kita mulai swab,” terang Walikota Surabaya dua periode itu.

Sementara itu untuk siswa di tingkat SD, pihaknya berencana akan memulai sekolah secara tatap muka di awal tahun 2021. Namun akan terlebih dahulu melihat hasil evaluasi sekolah tatap muka di tingkat SMP.

“Ya makanya nanti kita lihat kita evaluasi kan satu bulan untuk SMP itu, kalau dirasa itu sudah bisa, kita melangkah ke SD, maka kita akan melangkah,” katanya. (nan)

Komentar

Berita Lainnya