LAMPUNG TIMUR – Calon Wakil Bupati Lampung Timur Ahmad Sudibyo khawatir Pemilihan Kepala Daerah dan libur panjang pergantian tahun 2020-2021 bisa memicu lonjakan kasus COVID-19.
”Jadi ini dua agenda yang kami sedikit khawatirkan, jangan sampai ada pemicunya dan terjadi klaster baru di libur panjang dan Pilkada awal Desember,” terang Ahamd Sudibyo, Selasa (24/11/2020).
Hal tersebut bukan tanpa alasan, pertumbuhan kasus Covid-19 yang fluktuatif dinilia masih sangat rawan dan berpotensi terjadinya lonjakan kasus, terlebih jika masyarakat abai terhadap protokol kesehatan.
Saat ini, kata dia, klaster libur panjang pada Oktober lalu sudah terlihat. Akibatnya angka positivity rate yang sebelumnya di angka 3 persen, sekarang naik menjadi 11 persen.
”Kalau saya baca dari sejumlah artikel, dalam satu pekan terakhir ada kecenderungan meningkat sedikit,meski tidak terlalu signifikan. Itu akumulasi dari liburan yang panjang, akumulasi klaster keluarga, dan kantor,” imbuhnya.
Meski tidak signifikan, peningkatan kasus Covid-19 di Lampung Timur tetap harus diwaspadai, apalagi jelang dua agenda besar yaitu Pilkada dan libur tahun baru nanti.
”Covid-19 hanya bisa diatasi dengan disiplin Covid-19 yakni melalui gerakan 3M, memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan menjaga jarak,” terangnya.
Mas Dibyo sapaan akrab Ahmad Sudibyo itu Kembali berhadap relawan khususnya masyarakat Lampung Timur terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada.
”Sehingga kita tidak menjadi pemicu untuk peningkatan kasus di wilayah kita,” pungkas pria yang berpasangan dengan Zaiful Bokhari itu. (man/tap)











Komentar