oleh

Monumen Bahasa Indonesia Bakal Berdiri di Pekanbaru

PEKANBARU – Monumen Bahasa Indonesia bakal berdiri di Kota Pekanbaru. Lokasinya berada di areal Komplek Kantor Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.

Walikota Pekanbaru, Firdaus, menyebut pembangunan monumen bahasa ini berskala nasional. Pemerintah kota sudah menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan monumen ini.

Kelak monumen ini dilengkapi museum. Keberadaannya bisa menambah magnet Pekanbaru untuk turisme.

“Jadi bisa menjadi daya tarik wisata, sehingga bisa mendorong ekonomi kreatif,” paparnya usai menandatangani nota kesepahaman dengah Pemerintah Kota Pekanbaru, Selasa (23/2), di aula lantai VI Kantor Pemerintah Kota Pekanbaru.

WaliKota berharap nota kesepahaman ini bisa meningkatkan kerja sama pemerintah kota dengan LAMR. Kerja sama ini bentuk sinergi dalam upaya pengembangan berbagai sektor.

Ketua DPH LAMR, Datuk Seri Syahril Abu Bakar, mengaku sangat berbahagia dengan rencana pembangunan monumen ini. Mereka mendukung pembangunan Monumen Bahasa Indonesia.

Monumen itu berdiri di lahan sepuluh hektar. Lokasinya berada di areal komplek perkantoran pemerintah kota. “Kita akan berbincang dengan Presiden RI terkait rencana ini,” paparnya.

Syahril menilai hadirnya monumen Bahasa Indonesia sebagai wujud bahwa Bahasa Indonesia bermula dari Tanah Melayu. Ia juga menyambut baik kerja sama dengan pemerintah kota.

Kerja sama ini memberi arti penting kemajuan Melayu di Riau. LAMR juga bekerja sama dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemerintah kota.

Satu kerja sama yakni mengoptimalkan muatan lokal di sekolah. LAMR pun bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Mereka juga bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru serta Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Pekanbaru.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga menandatangani nota kesepahaman dengan Politeknik Kampar dan Yayasan Tuah Melayu Riau.(*)

 

,

Komentar

Berita Lainnya