JAKARTA – Masyarakat khususnya warga Jakarta diimbau untuk tidak berpergian selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad akhir Oktober mendatang.
“Apabila melaksanakan libur tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, tapi sebaiknya tidak usah liburan lah daripada terkena (virus), mengurangi risiko penyebaran Covid-19,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Jumat (23/10/2020).
Meski begitu, pihaknya tetap menyiapkan skenario pengamanan arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
“Kami dari kepolisian khususnya Polda Metro Jaya telah menyiapkan beberapa skenario-skenario. Kami menyiapkan ada 15 pos pengamanan baik di jalan tol maupun jalan arteri termasuk juga di tempat-tempat wisata,” jelas Sambodo.
“Kemudian kami sudah menyiapkan skenario contraflow maupun one way,” imbuhnya.
Sementara itu, terkait dengan titik rawan terjadinya kemacetan, Sambodo memperkirakan hal itu akan terjadi di jalan tol keluar Jakarta.
Untuk puncak arus liburan ini diperkirakan akan terjadi pada Selasa (27/10/2020) hingga Rabu (28/10/2020).
“Kemudian arus baliknya hari Minggu sampai dengan Senin subuh itu arus balik liburan,” demikian kata Sambodo. (ant/sam)











Komentar