oleh

Di China Pengkritik Pemerintah Dipenjara 18 Tahun

JAKARTA – Seorang taipan real estate China dan kritikus Partai Komunis China dijatuhi hukuman 18 tahun penjara atas tuduhan korupsi.

Ren Zhiqiang, 69, yang merupakan kritikus vokal partai, dijatuhi hukuman penjara oleh pengadilan lokal di Beijing dan juga dikenai denda sebesar 4,2 juta yuan (USD618.492).

Langkah itu muncul setelah Zhiqiang menerbitkan artikel yang mengkritik pemerintah karena kesalahan dalam penanganan wabah Covid-19 di negara itu.

Menurut penyelidik Tiongkok, Zhiqiang dianggap menyalahgunakan posisinya untuk menggelapkan dana publik lebih dari 49,74 juta yuan (USD7,32 juta) sepanjang tahun 2003-2017.

Dalam putusannya, pengadilan menyatakan tindakan sewenang-wenang itu telah mengakibatkan kerugian jutaan yuan bagi perusahaan milik negara.

“Zhiqiang telah secara sukarela mengakui kejahatannya, mengakui semua tuduhan terhadapnya, dan menerima keputusan pengadilan,” papar pengadilan.

Zhiqiang adalah eks anggota Partai Komunis China, tetapi kritiknya yang blak-blakan terhadap kepemimpinan membuatnya dijuluki sebagai “Ren the Big Cannon”.

Pada 2016, dia dikecam oleh media pemerintah karena mengejar konstitusionalisme Barat. (oke/sep)

Komentar

Berita Lainnya