BATAM – Dua warga Kepri kabur saat akan dikarantina. Calon penumpang pesawat di Bandara Hang Nadim Batam, ABE (29) dan HL ini ternyata positif Covid-19 namun mereka melarikan diri saat akan dikarantina ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 di Pulau Galang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, penumpang tersebut membawa surat keterangan hasil rapid tes, reaktif.
Rapid test digunakan untuk persyaratan terbang dari Batam ke Cengkareng, Jumat (21/8). Dari kartu identitasnya pria itu merupakan warga Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.
Saat dievakuasi tepatnya di Jembatan II Barelang, ABE minta berhenti dengan alasan buang air kecil. Selanjutnya, mendekati Jembatan IV, ABE kembali minta untuk berhenti dan membeli makanan karena ia merasa lapar. Namun, saat berhenti di Jembatan IV ABE melarikan diri.
”Saat ini kita sedang mencari keberadaan ABE,” beber Didi, Sabtu (23/8) seperti dikutif luarbiasa.id grub siberindo.
Selain itu, satu orang warga Batam, berinisial HL terkait erat dengan almarhum Josua, warga Tiban yang meninggal karena Covid-18. HL merupakan salah seorang kolega Josua, ikut merebut dan membawa pulang jenazah Josua dari RSBP Batam.
Dia awalnya masuk dalam 25 orang dari keluarga dan kolega almarhum untuk di karantina di RSKI Covid 19 Galang. Namun saat mereka dikumpulkan di rumah duka, tempat jenazah almarhum di semayamkan, wanita ini kabur lewat pintu belakang. HL sendiri merupakan pedagang di Pasar Toss 3000 Jodoh.
Untuk itu, Didi mengajak warga untuk mengikuti aturan penanganan Covid-19. Diingatkan, Covid-19 tidak akan berakhir, selagi tidak ikuti protokol kesehatan yan sudah ditentukan, mengenakan masker, menjaga jarak dan menggunakan hand sanitizer. ”Plus pakai lah face Shield jika tidak bisa menghindari tempat keramaian,” tegasnya.
Saat ini, jumlah pasien positif Covid-19 di Batam, terus meningkat. Data terbaru, Sabtu (22/8), jumlah positif Covid-19 di Batam, bertambah 30 orang. Dimana, 14 orang laki-laki dan 16 orang perempuan.
Mereka yang baru dinyatakan positif, kasus nomor 439, MSA, Laki-laki, 65 Th, Wiraswasta, beralamat di Perumahan Batam Nirwana Residence Kelurahan Patam, Sekupang. Sebelumnya memiliki riwayat demam dan saat ini dalam perawatan di ruang isolasi RS Awal Bros Batam.
Kemudian, nomor 440, JD, Anak Laki-laki, 10 Th, Pelajar, beralamat dikawasan perumahan Fanindo Kelurahan Tanjunguncang. Terkonfirmasi positif kasus nomor 441, JA, Laki-laki, 13 Th, Pelajar, beralamat di kawasan perumahan Fanindo Kelurahan Tanjunguncang.
Terkonfirmasi positif nomor 442, R, perempuan, 46 Th, IRT di perumahan Bida Ayu Kelurahan Mangsang, Sei Beduk. Nomor 443, FT, Laki-laki, 34 Th, pemain musik (Vokalis), beralamat Kost di Ruko Kompleks Batam Plaza Kampung Bule, Lubuk Baja.
Terkonfirmasi positif nomor 444, MRU, Laki-laki, 32 Th, Swasta, di perumahan Kampung Melayu, Nongsa Kota Batam. Kasus Nomor. 445 Ny. ED, Perempuan, 59 Th, IRT, di Perumahan Kompleks Orchid Garden, Kecamatan Lubuk Baja.
Nomor. 446 Nn. SAA, perempuan, 23 tahun, karyawan swasta, di kawasan Perumahan KDA Kelurahan Belian, Batam Kota. Nomor. 447 Ny. HM, perempuan, 33 tahun, Nakes (Bidan)-P3K, di kawasan Perumahan Intan Residence, Kecamatan Nongsa.
Nomor. 448, Tn. TS, laki-laki, 42 tahun, pelaut/Enginer Offshore, beralamat di kawasan Perumahan Jalan Teuku Umar Kelurahan Lubuk Baja.
Nomor. 449 Ny. RL, Perempuan, 60 Th, IRT di Perumahan Baloi Kolam, Sungai Panas, Batam Kota. Yang bersangkutan sebelumnya memiliki riwayat Nyeri Ulu hati. Nomor 450, An. TBS, Anak Laki-laki, 3 tahun (Batita), belum sekolah, beralamat di Perumahan Griya Surya Kharisma Kelurahan Kibing Kecamatan Batu Aji, Batam.
Nomor. 451, Tn. Z, Laki-laki, 37 Th, wiraswasta, beralamat di Perumahan Batu Merah Kelurahan Batu Merah Kecamatan Batu Ampar, Batam.
Yang bersangkutan sebelumnya pada tanggal 15 Agustus 2020 datang berobat ke RS Harapan Bunda Batam dengan KAD. Setelah kondisinya semakin menurun, 21 Agustus dinyatakan meninggal dunia. Nomor 452, Tn. RF, Laki-laki, 28 tahun, swasta, yang beralamat di Perumahan Cipta Asri Tahap 2 Kelurahan Tembesi.(mbb/arl)








Komentar