oleh

Jembatan Roboh Akibat Sungai Keruh Meluap, Warga Dua Desa di Paiker Terisolir

EMPAT LAWANG–Hujan lebat yang mengguyur Desa Lawang Agung, Kecamatan Paseh, Kamis (22/4/2021), menyebabkan Sungai Keruh meluap sehingga merobohkan jembatan di atasnya.
Diketahui, jembatan tersebut merupakan akses penghubung Desa Lawang Agung menuju Desa Bandar Agung, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.
Menurut Kepala Desa Lawang Agung Darmawan, ambruknya jembatan tersebut terjadi Kamis sekitar pukul 18.30.
Ia melanjutkan, akibat robohnya jembatan yang membentang di atas Sungai Keruh dengan panjang 24 meter dan lebar 3,4 meter, akses warga untuk sementara terhambat alias terisolir.
“Hujan deras dari jam 12 siang sampai jam 18.38 mrnyebabkan debit air Keruh naik dan menghantam jembatan hingga roboh,” kata Darmawan.
Ditambahkan, putusnya jembatan tersebut memaksa warga menggunakan jalan alternatif jalan Cugung Pelangas dan jelas saja jarak tempuh jadi lebih jauh diperparah dengan kondisi jalan yang buruk alias rusak.
“Ado memang jalan lain (Jalan Alternatif-red) cuman lumayan jauh dan jalannya buruk jarak tempuh  sekira 1 jam,” tutupnya Darmawan.
Hal senada disampaikan salah seorang warga Paiker,Arzan, jika curah hujan terus meningkat bukan tidak mungkin terjadi bencana yang jauh lebih bahaya lagi.
“Kalau debit air Sungai Keruh terus naik dikhawatirkan bisa menimbulkan Banjir yang lebih parah lagi,” ucapnya.
Sekadar informasi, belum lama ini juga ada satu jembatan roboh akibat dihantam arus air yang tinggi. Yakni jembatan yang membentang di atas Sungai Bayau menghubungkan Kecamatan Muara Pinang dan Kecamatan Lintang Kanan. (riki/red)

Komentar

Berita Lainnya