oleh

Juara 1 Pemuda Pelopor Nasional Gulirkan Program Rumah ‘Senyum Desa’

SAMPANG – Eksistensi dan sepak terjang program Rumah ‘Senyum Desa’ di Dusun Nyaromot, Desa Banjar, Kecamatan Kedunģdung, Sampang Madura, Jawa Timur makin brilian.

Saat ini lembaga mandiri yang didirikan oleh Abd Rozak (23), warga Dusun Nyaromot, Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung itu sedang merealisasikan program unggulan.

Program unggulan berkelanjutan yang dicetuskan Zaky –panggilan akrab juara 1 Pemuda Pelopor Nasional– ini seperti Kampoeng Tenggher, Desa Banjar yang dibranding sebagai desa adat budaya Madura.

Selain itu membentuk lembaga yang berorientasi mendorong para pemuda desa dalam merawat generasi penerus bangsa yang berbasis pendidikan dan melakukan pemberdayaan kepada pemuda desa di beberapa Koordinator Wilayah.

“Intinya menumbuhkan semangat pemuda desa supaya dapat berkontribusi, memberikan makna terhadap lingkungan dan sesama serta mampu menembus tembok pembatas dunia,” ujarnya, Selasa (22/12/3020), melalui telepon selular.

Dikisahkan oleh Zaky, Ia berhasil dinobatkan sebagai Pemuda Pelopor Tingkat Nasional tahun 2020 dalam bidang Sosial, Budaya, dan Agama.

Ia pun terpilih setelah melalui seleksi ketat oleh Deputy Pengembangan Pemuda Kemenpora RI mewakili Provinsi Jawa Timur di bidang Sosial, Budaya, dan Agama melalui program rumah ‘Senyum Desa’ yang didirikan di desa setempat.

Dijelaskan, berdirinya rumah ‘Senyum Desa’ pada tahun 2017 dengan tujuan mengangkat para pemuda di desanya agar ikut berperan dan memberikan kontribusi positif terhadap desa.

“Rumah ‘Senyum Desa’ merupakan wadah bagi para pemuda desa untuk belajar, berdiskusi, membangun mindset positif sehingga dapat memberikan makna dan manfaat bagi warga masyarakat maupun Pemerintahan Desa,” tutur Alumni Unair Surabaya ini.

Diakui kiprah awal mendirikan rumah ‘Senyum Desa’ melalui swadaya serta donatur dari simpatisan dan dibantu oleh para relawan yang bergabung.

Berbagai kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan menjadi substansi materi dalam keseharian aktivitas di rumah ‘Senyum Desa’.

Seiring berkembangnya waktu, Zaki bersama relawan lainnya mengembangkan sayap membangun jaringan dengan kegiatan yang sama di 14 kecamatan, namun basis kegiatan tetap berada di Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung dan Kecamatan Tambelangan.

Bahkan Ia juga berhasil membangun jaringan secara Nasional dan membentuk 20 Koordinator Wilayah Provinsi serta Kabupaten/Kota.

Putra dari pasangan Ahmad Hoirudin dan Musrifah Dawi ini merasa bersyukur karena dapat mengangkat nama Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, bahkan Provinsi Jawa Timur.

Pemuda dengan seabrek prestasi dan pengalaman ini berharap ada perhatian dari pemerintah terhadap para pemuda berprestasi dan berpotensi membawa nama Kabupaten Sampang.

Selain itu Zaki berharap agar program yang sudah dijalankan dapat berkembang serta diadopsi oleh pemerintah melalui sinergitas OPD terkait.

Ia mengajak para pemuda di desa khususnya di Desa Banjar agar terus berkarya dan memberikan makna terhadap lingkungan sekitar maupun masyarakat serta menunjukkan bahwa pemuda di desa mampu berkiprah di level nasional.

(her)

Komentar

Berita Lainnya