oleh

Pegawai Ambulan Minta Anies Tidak Lakukan PHK Sepihak

JAKARTA – Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Merdeka Selatan, didatangi ratusan pegawai ambulan yang tergabung dalam Perkumpulan Pekerja (PP) Ambulan Gawat Darurat (AGD). 

Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tengah pandemi Covid-19.

Pengurus PP AGD DKI Jakarta Abdul Adjis mengatakan, saat ini dirinya dan rekan-rekannya sesama pegawai ambulan, terus dihantui rasa takut di PHK. 

Baca Juga:   Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jakarta

Oleh sebab itu, ia dan rekan-rekannya meminta Anies sebagai orang nomer satu di perintahan DKI Jakarta, bisa memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI untuk tidak mem-PHK pegawai ambulan.

“Rasa khawatir kami terkait persoalan PHK ini bukan tanpa alasan karena sudah ada buktinya, tiga pegawai ambulan di PHK di bulan Oktober,” jelasnya.

Baca Juga:   Positif Baru Bertambah 5.292 Kasus, Jakarta Masih Paling Tinggi

Atas kejadian itulah, para pegawai ambulan merasa was-was akan terkena PHK seperti tiga kawannya tersebut.

“Kalau kami di PHK dimasa pandemi seperti ini, kami hidup mau makan apa,” terangnya.

Aksi demo yang dilakukan PP AGD Dinkes DKI ini, membuat arus lalu lintas di Jalan Merdeka Selatan macet. Para pendemo ini membawa spanduk yang isinya Pemprov DKI memperhatikan nasib tenaga kesehatan. (sam)

Komentar

Berita Lainnya