oleh

Anies Minta Pengurus Masjid Sadari Risiko Penularan Covid

JAKARTA–Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pengurus masjid di ibu kota untuk menyadari risiko penularan covid di masa sekarang ini.

Permintaan itu ia sampaikan terkait masih adanya sejumlah masjid di Jakarta yang menggelar shalat Idul Adha berjamaah di masa PPKM Darurat.

Menurut Anies, selain mementingkan syariat, harusnya para pengurus masjid juga ikut menjaga keselamatan umat.

Baca:   AS Roma Hambat Young Boys ke 32 Besar

“Saya berharap kepada semua sadari risiko penularan. Kita sama-sama mementingkan syariat terlaksana dengan baik tapi keselamatan juga tetap terjaga,” kata Anies Baswedan di RPH Dharma Jaya seperti dikutip dari Antara, Selasa (20/7) malam.

Anies mengatakan peringatan juga ia keluarkan karena pandemi telah membuat tingkat keterisian rumah sakit di Jakarta hampir penuh.

“Kepada pengurus masjid sadarilah rumah sakit sudah penuh. Jadi ini bukan dilarang saja, tempatnya kalau sakit sulit,” ujar Anies Baswedan.

Baca:   PKS Senayan Pertanyakan Alasan Polisi Jerat Rizieq dengan UU Kekarantinaan Wilayah

Anies menambahkan Pemprov DKI Jakarta sebenarnya telah mengeluarkan Seruan Gubernur nomor 11 tahun 2021 tentang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha saat PPKM Darurat.

“Jadi saya mengingatkan bukan saja potensi penularan tapi kalau terpapar sakit risikonya tinggi sekali,” tutur Anies Baswedan.

Anies menyampaikan terima kasih kepada warga Jakarta yang mematuhi Seruan Gubernur nomor 11 tahun 2021 untuk melaksanakan shalat Idul Adha di rumah hingga penyembelihan kurban di rumah pemotongan hewan (RPH).

Baca:   Perkantoran Biang Keladi, Bisnis Restoran Terdiskriminasi

“Alhamdulillah warga Jakarta hari ini umumnya menaati anjuran untuk menyelenggarakan shalat Idul Adha di rumah. Kemudian kegiatan pemotongan dilakukan di RPH, kalau dilakukan kepanitiaan maka dikerjakan oleh panitia saja,” ujar Anies. (*)

Komentar

Berita Lainnya