BALI–Untuk memperlancar lalu lintas selama perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan Kota Denpasar membentuk Posko Terpadu dan Terpusat di beberapa titik di Kota Denpasar.
“Pos ini didirikan untuk mengantisipasi pergerakan lalu lintas dan angkutan jalan,” ungkap Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan seperti dikutip perspectivesnews.com, anggota siberindo.co, Minggu (20/12/2020).
Ia mengatakan, titik posko terpadu tersebut ada di Pos Uma Anyar perbatasan Denpasar-Badung, Pos Ubung, Pos Gajah Mada, Pos Pelabuhan Sanur, dan Pos Serangan. Semua posko terpadu telah beroperasi dari 19 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.
Sriawan mengaku terbentuknya posko menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru adalah untuk mengantisipasi dan mewujudkan keselamatan lalu lintas, angkutan jalan, angkutan orang. Begitu juga untuk angkutan laut di Pelabuhan Pengumpan Lokal Sanur maupun Serangan.
Dalam setiap titik posko terpadu akan ada personel yang secara bergiliran melakukan penjagaan selama 24 jam. Pada setiap posko ada juga satgas Covid-19 yang nantinya akan mengingatkan masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan. Kegiatan ini juga belaku di pelabuhan maupun terminal.
Untuk menyukseskan kegiatan ini pihaknya mengintegrasikan posko-posko itu dengan posko yang dibuat kepolisian, maupun posko BPBD dalam antisipasi bencana.
“Dalam kegiatan ini kami juga melibatkan Satpol PP Kota Denpasar, sehingga jika ditemukan pelanggaran prokes di setiap titik bisa ditindak langsung,” ungkapnya.
Sriawan mengaku menjelang Natal dan Tahun Baru pihaknya juga akan melakukan pengawasan di obyek wisata yang ada di Kota Denpasar. Hal itu harus dilakukan mengingat setiap Natal maupun Tahun Baru obyek wisata akan padat lalu lintas dan pengunjung.
Dengan langkah ini Sriawan berharap para pengguna jalan bisa antisipasi untuk kelancaran dan ketertiban dan keselamatan laut maupun darat, sehingga bisa mewujudkan keselamatan dan mengingatkan protokol kesehatan. (hum)









Komentar