oleh

KPU Lakukan Simulasi Pilkada di Sejumlah TPS di Sumbar

SUMBAR – Agar tidak terjadi pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), KPU Sumbar bergandengan dengan KPU Kabupaten dan Kota melakukan simulasi secara langsung di beberapa tempat pemungutan suara (TPS).

Untuk Kota Padang simulasi dilakukan di TPS 36, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (21/11/2020), dimulai pukul 07.00 WIB, dihadiri langsung Ketua KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani, didampingi Kabag Hukum, Teknis dan Hupmas Aan Wuryanto.

Sementara itu, dalam waktu yang bersamaan tim simulasi lainnya yang berada di TPS 08 Nagari Sungai Buluah Selatan, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman dengan Koordinator Izwaryani didampingi Kasubag Teknis dan Hupmas Jumiati melakukan hal serupa.

Baca:   Sungai Cimanggu Meluap, Rendam 10 Rumah di Lebak

Dalam simulasi, semua yang hadir ikut memperaktikkan tata-cara pencoblosan sesuai masa pandemi, mengacu pada prokes, baik dari awal pendaftaran, menunggu, masuk TPS, menandatangani dengan tetesan tinta, sampai meninggalkan lokasi pemilihan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Yanuk Sri Mulyani mengatakan, pilkada kali ini berbeda dengan pilkada sebelumnya karena dilaksanakan pada masa  pandemi Covid-19.

“Tentunya harus mengikuti standarisasi kesehatan dunia, agar tidak ada klaster baru nantinya,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, agar tidak terjadi kesalahan ketika hari-H pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang, perlu adanya simulasi pada petugas TPS dan masyarakat, sehingga semua memahami dan proses pemilihan bisa berjalan baik nantinya.

Baca:   Los Blancos dan Barca Gagal Raih Kemenangan

“Kita perlu melakukan simulasi ini secara masiv, agar petugas pemilihan atau TPS dan pemilih dapat memahami tata-cara pemilihan masa pandemi, sehingga saat hari-H semua berjalan baik tanpa kendala dan masyarakat tetap sehat,” ulas Yanuk.

Diharapkannya, dalam pilkada mendatang jangan ada rasa takut untuk datang ke TPS, asal tetap menjaga dan taat pada protokol kesehatan, di antaranya dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan atau memakai sarung tangan.

Baca:   Rizieq Shihab Dirawat di RS UMMI, Bogor

“Jangan ragu untuk datang ke TPS, karena kita memakai standar protokol kesehatan. Masyarakat juga diminta sudah siap dengan kondisi tersebut saat meninggalkan rumah menuju TPS,” tambah Yanuk lagi.

Pernyataan tersebut didukung Kabag Hukum, Teknis dan Hupmas KPU Sumbar Aan Wuryanto yang mengharapkan adanya penyampaian informasi secara masiv ke masyarakat.

“Kita amat berharap agar kami didukung dengan menyebarkan informasi tentang tata-cara pemilihan di masa pandemi ini, baik melalui orang per orang, terlebih melalui media, sehingga partisipasi masyarakat dalam pilkada tahun ini tetap tinggi,” harap Aan Wuryanto. (*)

Komentar

Berita Lainnya