Dengan kolaborasi bersama Perusahaan Benih Nasional PT. Tunas Agro Persada asal Demak Jawa Tengah tersebut, para petani di Tuban berhasil membudidayakan tanaman Melon Eksklusif, yaitu Melon Kinanti yang bisa menembus Pasar Modern secara Nasional.
Meskipun struktur tanah di Tuban yang tidak terlalu subur, namun sekarang para petani binaan PT Tunas Agro Persada meraih sukses dengan produktivitas mencapai 54 ton/hektar. Dengan jumlah pohon sebanyak 15.000 tanaman.
“Saat ini harga Melon Golden grade A berkisar 10.000/ kg. Maka, mereka bisa mendapatkan omset sebesar 540 juta/hektar,” kata Cipto Legowo, Direktur Marketing PT Tunas Agro Persada, Rabu (20/10/2021).
“Untuk biaya produksi, 10.000 rupiah/ tanaman, atau 150 juta /hektar. Maka Petani bisa meraup keuntungan sebesar 390 juta /hektar. Karena harga jual bisa menembus pasar modern, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup petani setempat,” jelasnya.Dijelaskan Cipto Legowo, Melon Eksklusif Kinanti, memiliki produktivitas tinggi, karena setiap 1 pohon tanaman dapat menghasilkan 2 buah per tanaman, dengan rata rata berat buah antara 1,8 kg – 2,7 kg.
Disisi lain, Edi LA yang merupakan seorang supplier sekaligus petani Melon Golden di Lamongan juga mengatakan bahwa, Melon Kinanti ini sangat tahan terhadap virus dan penyakit, serta kualitas buahnya juga sangat diterima oleh pasar. “Sehingga grafiknya terus meningkat, jadi memang sangat di rekomendasikan,” tandasnya.
Ditempat yang sama, M. Farhan selaku Perwakilan dari PT. Sewu Segar Nusantara yang merupakan salah satu Supplier buah terbesar di Indonesia menjelaskan bahwa, Kebutuhan Melon Golden daging orange sebesar 2 kali lipat dibandingkan dengan jenis Rock Melon. Sedangkan Melon Kinanti ini sangat diminati, karena paling stabil dari segi produktivitasnya. “Selain itu, dari segi rasa, bentuk, dan keseragaman buahnya sangat diminati konsumen di Indonesia,” ungkapnya.
Dihubungi terpisah, Bobby Sasono Robin, selaku Direktur Utama PT. Tunas Agro Persada, mengungkapkan bahwa, Tunas Agro akan selalu mensupport riset yang inovatif untuk menghasilkan produk benih Melon yang berkualitas. Sehingga bisa diterima oleh pasar, baik pasar lokal maupun pasar modern. Pun sangat menguntungkan para Petani di Indonesia.
“Harapan kami, para petani ini bisa berkolaborasi dengan PT. Tunas Agro Persada secara berlanjut, dan Kota Tuban menjadi sentral pertanian yang bisa meningkatkan perekonomian, khususnya di bidang Pertanian,” pungkasnya. (Ren/Red)











Komentar