oleh

500 Pelajar SMPN 10 Pekanbaru Jalani Vaksinasi yang Digelar BIN Riau

PEKANBARU – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Provinsi Riau kembali melanjutkan program vaksinasi Covid-19 massal untuk pelajar. Kali ini, Senin (19/7/2021), vaksinasi diberikan untuk 500 pelajar SMPN 10 Pekanbaru.

Vaksin yang disuntikkan kepada ratusan pelajar ini adalah Coronavac dari perusahaan Sinovac.

Pantauan di arena kegiatan, tenaga kesehatan terdiri atas lima tim. Tiap tim terdiri dari enam orang.

Terlihat di lokasi acara, Kabinda Provinsi Riau, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Kegiatan ini merupakan Vaksinasi Covid-19 massal “Lanjutan” Pelajar SMPN 10 Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Baca Juga:   Riau Raih Penghargaan KIP, Diserahkan Wapres kepada Gubri

Sebelumnya, vaksinasi massal ini dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo dan Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan.

Metode vaksinasi Covid-19 secara door to door yang dilaksanakan BIN ini dinilai berdampak positif pada percepatan vaksinasi dalam mencapai target vaksinasi dari Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, BIN Daerah Riau melaksanakan vaksinasi door to door di tiga daerah yaitu Kota Pekanbaru, Kampar, dan Siak.

Di Kota Pekanbaru, vaksinasi dilaksanakan di Perumahan Kartama Raya, Kecamatan Marpoyan Damai.

Baca Juga:   Plang ‘Tangkap Mafia Tanah Kebal Hukum’ Bertebaran di Jalan Citra Labersa Pekanbaru, Ada Apa? 

Di Kabupaten Kampar dilaksanakan di Desa Aursati, Tambang. Sedang di Kabupaten Siak, dilaksanakan di Perumahan Cendrawasih, Kecamatan Tualang.

Rangkaian vaksinasi BIN Daerah Provinsi Riau pertama kali melaksanakan vaksinasi di SMAN 1 Pekanbaru, Rabu (14/7/2021).

Sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 tahun, saat vaksinasi disyaratkan membawa kartu keluarga atau dokumen lain yang mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) anak serta berbadan sehat.

Sedangkan untuk syarat penerima vaksin dewasa adalah dengan membawa KTP.

Baca Juga:   Demokrat: Vaksin Sinovac Seharusnya Belum Boleh Diperbanyak

Selain vaksinasi massal juga dilaksanakan sosialisasi tentang penerapan prosedur kesehatan (prokes) yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Hal ini untuk mengedukasi masyarakat bahwa vaksin saja tidak cukup jika tidak disertai prokes. Sebaliknya, prokes saja tidak cukup jika tidak mendapatkan vaksin.

BIN Daerah Riau juga mengajak masyarakat saling membantu melalui #gerakanberbagiuntukwarga di Provinsi Riau, terutama terhadap masyarakat yang terdampak pandemi secara ekonomi. (*/nb)

Komentar

Berita Lainnya