oleh

Ruas Exit Tol Cisumdawu Ini Masih Jadi Pasar Kaget, Kok Bisa?

SUMEDANG – Proyek tol Cisumdawu di kawasan Jatihurip-Bojong- Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Jawa Barat sudah lebih dari setahun jadi ajang pasar kaget setiap hari Minggu dan libur.

Para pedagang kaki lima yang biasa menggelar lapak di kawasan Alun-alun Sumedang memilih menggelar dagangan di bawah jembatan exit tol kawasan kota.

Bahkan sebagian pedagang adanyang datang dari luar kota. Para pedagang ini menempati petak-petak lapak yang sudah ditandai atau dikavling oleh sekelompok orang.

Baca Juga:   RK Sebut Sebelum 2022 Warga Bandung Sudah Bisa Pakai Tol Cisumdawu ke Kertajati

“Di kawasan proyek tol setiap minggu banyak yang berolahraga, jadi kami memilih berjualan di sini,” kata seorang pedagang.

Warga banyak yang berdatangan ke kawasan proyek tol yang melintas di kawasan kota.

Banyak warga yang melakukan olahraga seperti jogging, jalan kaki atau bersepeda, tak sedikit juga yang sengaja untuk berbelanja.

Memang terlihat ada kerumunan dipasar tumpah itu. Banyak di antara pengunjung yang mulai lalai protokol kesehatan, seperti tak mengenakan masker secara benar.

Baca Juga:   Menhub Puji Kerja Sama Pemprov Jateng dan Pemkot Solo

“Bahkan banyak yang sama sekali tak bawa masker. Mungkin mereka anggap situasi sudah kondusif,” kata seorang pesepeda.

Seharusnya, pihak satgas tetap melakukan pengawasan ketat terkait prokes, mengingat Covid-19 masih belum sepenuhnya berlalu.

Dia mengatakan, mengingat banyaknya pengunjung pasar tumpah di Kota tahu tersebut, ia berharap satgas bisa mengendalikannya.

“Jika terjadi kerumunan seharusnya petugas berani menghentikan atau membubarkan dan mendenda itu bisa,” kata seorang warga. (*/Siberindo.co)

Berita Lainnya