BINJAI – Warga Jalan TA Hamzah Kelurahan Jati Karya Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai, menemukan seorang pengemudi ojek online tergeletak bersimbah darah, tewas, Jumat (19/3/21) malam.
Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo, melalui Kasubbag Humas, AKP Siswanto Ginting, mengatakan, korban bernama Iwan Suranta Nainggolan (43) warga Jalan Anggrek, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, tewas diduga korban penganiayaan.
“Muncul dugaan korban tewas akibat penganiayaan, karena ada luka di leher sebelah kanan, mengeluarkan darah dan dua luka tikam di punggung,” kata AKP Siswanto Ginting.
Mengenai kejadian tersebut, masih kata AKP Siswanto Ginting, Kapolsek Binjai Utara AKP Teuku fathir Mustafa, memerintahkan Kanit Reskrim Ipda J Sitanggang dan Panit 2 Reskrim Ipda Dapot Hutasoit, beserta opsnal untuk melakukan penyelidikan.
Saat petugas menjalankan penyelidikan, bertemu dengan seorang saksi yang bernama Syahrul Lutfi.
Menurut keterangannya, terakhir kali dia melihat korban sedang mangkal di simpang Jalan Anggrek, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara tepat disimpang Cabang PLN Binjai.
“Saat itu ada satu orang laki-laki yang diduga sebagai pelaku yang tidak diketahui identitasnya berjalan kaki dari arah kantor Cabang PLN Binjai untuk menemui korban,” jelas AKP Siswanto Ginting.
Diperkuat lagi pria tersebut diduga pelaku, orang yang tidak diketahui identitasnya itu bertanya kepada korban, “ada aplikasi online bang?”
Korbanpun menjawab, “Ada.” Kemudian pelaku minta diantar ke Tandem. Tanpa komunikasi korban menerima permintaan orang itu.
“Korban tidak tewas di lokasi kejadian, sempat dibawa ke Rumah Sakit Djoelham untuk mendapatkan pertolongan medis, tetapi saat di Rumah Sakit korban meninggal dunia,” kata perwira pertama tingkat tiga itu.
Siswanto Ginting mengatakan, barang bukti berupa sepeda motor korban dan sarung pisau yang berada di lokasi sudah diamankan di Kantor Polsek Binjai Utara. (MU)











Komentar