LUBUKBASUNG – Cuaca ekstrem masih mengintai wilayah Kabupaten Agam. Hal itu dibuktikan Senin,(18/10/2021), perubahan cuaca mendadak, pagi hujan, siang panas terik dan sore hari kembali diguyur hujan lebat.
Ini mengundang kekuatiran banyak pihak. Pasalnya, mayoritas wilayah Kabupaten Agam yang dikenal rawan musibah.
Apalagi jika curah hujan tinggi, dikuatirkan akan berdampak buruk bagi aktivitas masyarakat, terutama ancaman banjir, dan longsor di mayoritas wilayah.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, dampak curah hujan tinggi yang terjadi Senin di Lubukbasung itu, kembali memicu genangan di lokasi yang selama ini menjadi “langganan tetap Banjir “.
Di kawasan Simpang Talago Padang Baru, misalnya. Lalu di Ujuang Labuah, depan gedung Bank Nagari, depan Mapolres Agam, dan depan kantor Bupati Agam
Demikian pula di depan kediaman resmi Bupati Agam, kawasan Simpang Tigo, Hilir Pasar Lamo, Monggong, Surau Kariang dan beberapa lokasi lain.
Menyikapi kondisi itu, Pemkab Agam melalui Asisten I Sekab.Agam Rahman SIp MM, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampaknya.
Terutama dengan menghindari titik-titik yang selama ini dikenal sebagai kawasan rawan banjir.
Masyarakat diharapkan mencari lokasi aman untuk berteduh, karena curah hujan yang cukup tinggi disertai terjangan angin kencang sehingga dikuatirkan berdampak terhadap aktivitas.
Di lain pihak Asisten I Sekab Agam yang membawahi BPBD Agam itu, juga meminta jajaran terkait bersiaga dan waspada terhadap berbagai kemungkinan yang berpotensi terjadi di wilayah kabupaten Agam.
“Kewaspadaan dan kesiapsiagaan penting untuk mengurangi dampak dan risiko kebencanaan,” katanya.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, dalam beberapa hari terakhir di beberapa wilayah dampak curah hujan tinggi, mulai diwaspadai masyarakat.
Hal itu karena cukup banyak dampak yang terjadi. Tidak hanya genangan air dan banjir, tapi juga banyak pohon tumbang di beberapa lokasi. (Harmen/kaba12.com)











Komentar