oleh

Parlemen AS Keluarkan Resolusi Rasisme, Trump Terdiam

JAKARTA – Dewan Perwakilan Amerika Serikat secara resmi mengutuk rasisme yang menargetkan orang Asia-Amerika di tengah pandemi Covid-19.

Resolusi yang pertama kali diperkenalkan oleh anggota kongres Grace Meng itu disahkan setelah mendapat dukungan 243 suara mendukung dan 164 suara menentang.

Resolusi itu mengutuk semua bentuk rasisme yang menargetkan komunitas Asia-Amerika terkait dengan pandemi virus korona.

Baca Juga:   Joe Biden Presiden, Posisi Indonesia Tetap di Antara AS-China

Menyerukan kepada semua pejabat publik untuk mengutuk dan mengecam sentimen anti-Asia, Resolusi itu mendesak penegak hukum federal untuk menyelidiki dan mendokumentasikan laporan yang dapat dipercaya tentang kejahatan kebencian terhadap warga Asia-Amerika dan meminta pertanggungjawaban pelakunya.

“Sejak awal pandemi virus korona, warga Asia-Amerika telah dipaksa menanggung tindakan fanatisme dan kebencian yang merendahkan dan menjijikkan, yang terdiri dari segala hal mulai dari serangan verbal hingga serangan fisik,” kata Meng dalam sebuah pernyataan tak lama setelah resolusinya disetujui DPR.

Baca Juga:   Tokoh-Tokoh Republik Dukung Trump Gugat Joe Biden

Menurut dia, meningkatnya retorika anti-Asia dan menyalahkan orang Asia-Amerika atas penyebaran virus korona memalukan dan sembrono.

“Terutama jika itu datang dari para pemimpin negara kita seperti Presiden Trump, Pemimpin Mayoritas McCarthy dan banyak lainnya yang telah menggunakan istilah seperti ‘Virus China,’ ‘Virus Wuhan’, dan ‘Kung-flu’, untuk memicu ketakutan rakyat terhadap Covid-19,” ujar Meng, Minggu (20/9)

Baca Juga:   Demi Kampanye, Trump Hari Ini Berencana Keluar dari RS

Pemimpin Minoritas Dewan Perwakilan Kevin McCarthy, yang dirujuk Meng dalam pernyataannya, menyebut resolusi itu sebagai pengalihan, dan mengatakan tidak ada yang menganggap ini sebagai prioritas.

“Resolusi hari ini adalah tidak menghentikan diskriminasi. Itu hanya menyebarkan disinformasi,” tutur McCarthy. (oke/sep)

Komentar

Berita Lainnya