SIBERINDO.CO – Pemerintah memperluas peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi desa. Selain menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, KDKMP akan menjadi mitra perbankan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui skema channeling untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, koperasi juga akan terintegrasi dengan layanan perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), menjadi penyalur bantuan sosial, bantuan pangan, pembiayaan ultramikro PNM Mekaar, hingga mendistribusikan LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, Minyakita, dan beras.
Transformasi itu mulai terlihat di Koperasi Desa Merah Putih Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026), saat warga berbelanja kebutuhan pokok. Pemerintah menargetkan sekitar 80.000 KDKMP beroperasi secara bertahap di seluruh Indonesia sebagai simpul ekonomi desa yang tak hanya melayani kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi offtaker hasil pertanian, memangkas rantai distribusi, serta membuka akses pembiayaan yang lebih mudah bagi pelaku usaha di pedesaan.
Melalui keterlibatan KDKMP dalam penyaluran KUR, pemerintah berharap pelaku usaha di tingkat desa semakin mudah mendapatkan akses modal untuk mengembangkan usahanya. Kehadiran koperasi sebagai penghubung dengan sektor perbankan diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang selama ini masih menghadapi kendala dalam memperoleh pembiayaan produktif.
Selain memperkuat sektor usaha mikro dan kecil, keberadaan KDKMP juga diarahkan untuk menciptakan ekosistem ekonomi desa yang lebih mandiri. Koperasi diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat perputaran ekonomi di lingkungan desa.
Pemerintah terus mendorong peningkatan kapasitas dan tata kelola koperasi agar mampu menjalankan berbagai fungsi ekonomi secara profesional dan berkelanjutan. Dengan dukungan regulasi, pendampingan, serta kolaborasi bersama berbagai pihak, KDKMP diharapkan menjadi fondasi baru dalam memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat desa.










