oleh

Kembalikan Kejayaan Lada asal Lampung di Kancah Dunia

LAMPUNG TIMUR – Gubernur Arinal Djunaidi melakukan kunjungan kerja untuk meninjau kebun lada di Desa Sukadana Baru, Kecamatan Marga Tiga, Lampung Timur, Rabu (18/11/2020).

Turut mendampingi Gubernur dalam kunjungan ini, Pjs Bupati Lampung Timur, Kadis Perkebunan Provinsi Lampung, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyempatkan diri untuk berdialog dengan petani lada guna mendengarkan langsung berbagai permasalahan yang disampaikan oleh petani lada dan memberikan motivasi sehingga diharapkan produktivitas dapat ditingkatkan.

Dalam kesempatan dialog tersebut perwakilan petani lada dari Kelompok Sidorukun mengungkapkan, saat ini luas areal perkebunan yang ada di Sukadana Baru – Marga Tiga  635 hektare.

Petani sangat berharap agar keberlangsungan lada dapat terus ditingkatkan dan berkesinambungan dengan berbagai arahan dan dukungan pelatihan dari Pemerintah Daerah. Bantuan dari berbagai pihak juga sangat diharapkan guna mendukung lada menjadi komoditas utama perkebunan di Kabupaten Lampung Timur dan mengembalikan kejayaan lada asal Lampung di kancah dunia.

Para petani lada juga berharap agar dukungan dari pihak investor untuk mengembangkan perkebunan lada dan memperbaiki harga lada di pasaran.

Saat ini harga lada di tingkat petani berkisar Rp30.000/kg, sehingga di samping menjadi petani lada, usaha lain juga dijalankan seperti beternak dan berkebun serta melakukan pengolahan secara tumpang sari.

Arinal dalam kesempatan itu mengatakan agar Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat betul-betul dimanfaatkan untuk kesejahteraan petani dan sebagai modal dalam pengembangan perkebunan lada.

Petani diharapkan siap meningkatkan produktivitas, memperbaiki kualitas sehingga akan menjadi salah satu upaya untuk  memperbaiki harga lada di tingkat petani.

Arinal mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan upaya untuk membantu para petani lada dengan memantau harga pasar dan memberikan pendampingan melalui Dinas Perkebunan.

“Pertahankan 600 hektare sebagai pilot project sehingga diharapkan akan menjadi percontohan pengelolaan perkebunan lada yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas,” pesan Gubernur.

Selain itu, Kelompok Wanita Tani (KWT) juga harus berperan mendukung produktivitas lada dengan keragaman olahan berbahan dasar lada.

Kemudian, menurut Gubernur Arinal, yang tidak kalah penting adalah pembangunan infrastruktur jalan yang diharapkan dapat memperlancar dan mempermudah petani untuk menjual hasil perkebunannya. Infrastruktur dibangun dengan daya dukung dana dan memperhatikan sumber daya desa yang dapat dikembangkan.

“Wilayah-wilayah yang akan menumbuhkan ekonomi rakyat akan diprioritaskan pembangunannya,” ungkapnya.

Arinal berharap, semua pihak turut berperan serta aktif mendukung pengembangan perkebunan lada untuk mengembalikan kejayaan lada.

Di tengah kesempatan mengunjungi perkebunan lada yang ada di wilayah Sukadana Baru Marga Tiga tersebut, Gubernur mendapat penjelasan mengenai kebun yang dikelola petani.

Perkebunan lada yang ditanami pohon pisang dan tanaman kencur di sekitarnya diharapkan dapat memberikan tambahan penghasilan bagi petani. (eva)

Komentar

Berita Lainnya