SIBERINDO.CO – Memperingati Dies Natalis ke-34 pada September 2026, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta mengenalkan LURIK sebagai paradigma baru dan landasan transformasi kampus menuju universitas berkelas dunia. Paradigma ini mengintegrasikan nilai kearifan lokal dengan agenda keberlanjutan dan daya saing global.
LURIK merupakan akronim dari Loyal, Unggul, Responsif, Inovatif, dan Kolaboratif. Ini merupakan manifestasi konsep glokalisasi UIN Surakarta. Filosofi ini dirancang untuk menjembatani kearifan lokal Surakarta dengan tuntutan pendidikan tinggi global yang kompetitif dan terbuka.
Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Toto Suharto, menegaskan bahwa paradigma LURIK sebagai penggerak utama budaya kerja, tata kelola, hingga perumusan Rencana Strategis (Renstra) UIN Surakarta 2025–2029.
“Paradigma glokalisasi UIN Surakarta dikembangkan melalui semangat LURIK untuk memperkuat daya saing internasional sekaligus menjaga identitas kelembagaan,” terangnya di Surakarta, Jumat (18/9/2026).
Aksi Nyata Berkelanjutan di Kancah Internasional
Penerapan paradigma LURIK dibuktikan melalui program LURIK Sustainable Action. Inisiatif ini berhasil masuk dan mendapat penghargaan internasional QS Reimagine Education Awards pada kategori Sustainability Education. Program tersebut mencakup integrasi isu lingkungan, energi terbarukan, pengelolaan limbah, hingga kurikulum berbasis keberlanjutan.
Selain rekognisi QS Reimagine Education, langkah internasionalisasi berbasis LURIK juga diwujudkan melalui kemitraan akademis dengan tiga perguruan tinggi di Türkiye—Alanya Alaaddin Keykubat University, Kütahya Dumlupinar University, dan Bayburt University.
Penguatan Budaya Mutu dan Reputasi Global
Implementasi LURIK turut merevolusi sistem manajemen mutu kampus. UIN Surakarta berhasil mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu) serta ISO 21001:2018 (Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan).
Di bidang pemeringkatan internasional, UIN Surakarta secara aktif berpartisipasi dalam ekosistem QS World University Rankings serta tercatat sebagai reporter dalam Times Higher Education (THE) World University Rankings Asia 2026.
Dies Natalis ke-34 menjadi momentum UIN Raden Mas Said Surakarta mengukuhkan posisinya sebagai kampus “glokal”, perguruan tinggi berorientasi global yang tetap mengakar kuat pada nilai kearifan lokal demi memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan masa depan pendidikan.(****)










