oleh

Pemerintah Diminta Turun Tangan Atasi Anjloknya Harga Tembakau

JAKARTA – Pemerintah pusat diminta turun tangan mengatasi anjloknya harga penjualan tembakau yang tidak menguntungkan petani lokal.

Bupati Temanggung, M. Al Khadziq mengatakan, dirinya telah menyurati menko perekonomian dan menteri perindustrian meminta agar pemerintah pusat mendorong pabrik-pabrik rokok mempercepat penyerapan tembakau dari petani Temanggung.

Hal itu, lanjutnya, perlu dilakukan karena saat ini banyak hasil panen tembakau masih menumpuk di tingkat petani dan pedagang lokal karena lambat dalam penyerapan.

“Karena ini menyangkut industri rokok nasional dan menyangkut kepentingan recovery ekonomi petani yang sedang terpuruk akibat pandemi, maka kami memohon menteri perindustrian dan menteri koordinator perekonomian untuk turun tangan melakukan pembinaan kepada dunia industri agar menyerap habis tembakau petani,” jelas Bupati Khadziq, Sabtu (19/9/2020).

Baca Juga:   Kenaikan Cukai Rokok Ancam Keberlangsungan Perusahaan Kecil

Dia juga meminta kementerian mendorong agar pabrik rokok membeli tembakau Temanggung sampai habis hingga akhir masa panen dengan harga yang pantas sesuai dengan kualitasnya yang tinggi.

Selain itu, kementerian juga diminta mendorong revisi besaran kenaikan cukai rokok kretek yang disinyalir merupakan salah satu penyebab jatuhnya harga tembakau tahun ini.

Bupati Khadziq mengatakan, langkahnya meminta kementerian untuk turun tangan mengatasi anjloknya harga tembakau dikarenakan salah satu penyebab jatuhnya harga tembakau lokal karena pihak industri terkesan cenderung mengurangi volume penyerapan dan lambat menyerap tembakau lokal.

Baca Juga:   Anak Ditenggelamkan di Bak Mandi, Empat Bulan "Tidur" Tak Bangun Lagi

“Hal ini dimungkinkan karena dampak Covid-19 dan juga dampak kenaikan cukai rokok,” ujarnya.

Menurut Bupati Khadziq, dalam waktu dekat, pihaknya juga akan menemui kedua menteri tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan petani Temanggung terkait dengan anjloknya berbagai komoditas pertanian dan perkebunan di masa pandemi seperti tembakau, bawang putih, sayur mayur, dan lain-lain.

Selama ini, berbagai langkah telah dilakukan Pemkab Temanggung seperti terus mendorong perwakilan pabrik segera menyerap tembakau petani, membina para pedagang dan petani agar menjalankan praktik perdagangan tembakau yang sehat, serta terus berkomunikasi dengan direksi pabrik-pabrik rokok yang selama ini membeli tembakau Temanggung agar mereka segera menyerap tembakau dengan harga yang pantas.

Baca Juga:   Hujan Abu Guyur Magelang dan Temanggung, Warga Dimbau Waspada

Namun dari berbagai langkah tersebut belum tampak ada perubahan keadaan sehingga Pemkab Temanggung meminta pemerintah pusat ikut turun tangan.

Bupati Khadziq berharap, langkahnya tersebut dapat merubah keadaan sehingga petani tembakau dapat tertolong kondisinya sebelum masa panen berakhir. (ant/sam)

Komentar

Berita Lainnya