oleh

Piala U-20 Gagal Digelar, Renovasi Stadion Tetap Jalan

BALI – Meskipun Piala Dunia tahun 2020 gagal digelar di Indonesia, proses renovasi stadion dan lapangan latihan penunjang untuk pergelaran kompetisi terbesar ini tetap dijalankan.

Seperti halnya Pulau Bali sebagal salah satu tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 yang seharusnya saat ini memasuki tahapan persiapan.

Terdapat beberapa lapangan penunjang latihan selain Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar yang mendapat keuntungan dari tahapan renovasi ini.

Salah satunya Lapangan Gelora Tri Sakti, Legian. Lapangan yang biasanya digunakan sebagai lokasi latihan skuat Bali United.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, sempat berkunjung untuk melihat proses tahapan renovasi lapangan yang sudah direnovasi tersebut.

Ia pun berkomentar perihal situasi lapangan yang sudah dibongkar dan direnovasi kembali dengan beberapa fasilitas tambahan penunjang untuk mendukung daya latihan tim yang berlatih.

“Saya sempat berkunjung ke Lapangan Tri Sakti, Legian. Teman yang bekerja di sana sampaikan bila bulan Maret akan selesai tahapan renovasinya. Semoga rumput bisa berkualitas untuk tim ini (Bali United-red) bisa gunakan dalam latihan,” ungkap Coach Teco seperti dikutip perspectivesnews.com, anggota siberindo.co.

“Tentunya jika sudah rampung dalam pengerjaannya, tim ingin gunakan lapangan yang sudah direnovasi ini. Semoga fasilitas pendukung di lapangan juga semakin lengkap dan bagus buat tim gunakan dalam latihan,” tambah Coach Teco.

Lebih lanjut, pelatih yang memperoleh predikat pelatih terbaik di kompetisi Indonesia dua tahun berturut-turut ini juga mengomentari perihal beberapa hasil pertemuan Owner Klub Liga 1 yang diselenggarakan hari Jumat (15/1) lalu.

Kepastian mengenai jadwal Liga 1 dengan sistem yang terarah menjadi pemikiran pelatih asal Brasil tersebut.

“Saya berharap Liga 1 bisa segera terlaksana. Tim sudah tidak ada pertandingan hampir satu tahun. Saya pikir sistem degradasi dan promosi dari tim Liga 2 harus diterapkan untuk memperoleh kompetisi yang bagus dan sehat. Semoga bulan Maret mendatang kompetisi bisa terlaksana,” harap Coach Teco.

Coach Teco yang menyukai Rawon karena kedatangannya pertama kali ke Indonesia adalah di Surabaya ini lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarganya di Bali.

Keinginan untuk kembali berprestasi mempertahankan gelar juara Liga 1 dan berprestasi di Asia masih menjadi keinginan pelatih asal Brasil ini di saat kompetisi berjalan mendatang.(red)

Komentar

Berita Lainnya