oleh

PIB Masuk Nominasi 20 Besar Perti Pendamping Terbaik 2020

TABANAN –  Politeknik Internasional Bali (PIB) masuk nominasi 20 besar sebagai perguruan tinggi pendamping terbaik seluruh Indonesia dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). PIB melakukan pendampingan kepada Desa Wisata Bongan, Tabanan.

Penilaian ini dilakukan Kemenparekraf sehubungan dengan telah terlaksananya Rangkaian Kegiatan Pendampingan Desa Wisata di Regional I (Sumatera dan Jawa) dan Regional II (Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB,NTT, Maluku dan Papua), serta telah dibentuknya Tim Juri Pendampingan Desa Wisata Terbaik berdasar SK Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Nomor SK/38/IL.16.00/DSDK/2020 tanggal 4 November 2020.

Dengan hal tersebut, Kemenparekraf melakukan “Visitasi Pendampingan 20 Desa Wisata Terbaik Tahun 2020” untuk melakukan penilaian progress pendampingan dari masing-masing perguruan tinggi (indikator penilaian).

Penilaian dilaksanakan oleh Tim Juri Kemenparekraf Lia Afriza, SEMM dan Retno Dewanti, SSi, MM, PhD di Tabanan, Senin (16/11).

Lia Afriza mengatakan, pihaknya melaksanakan penilaian pada masing-masing perguruan tinggi beserta desa wisata terkait dokumen, mempresentasikan progress, kegiatan pendampingan yang telah dilaksanakan, serta potensi desa sesuai yang telah dilaporkan kepada Kemenparekraf.

“Kita menilai bagaimana peran perguruan tinggi dalam membangkitkan potensi dan pengembangan desa wisata, ” ujar Lia.

Ia juga mengungkapkan pihaknya mengapresiasi kegiatan pendampingan yang telah dilakukan PIB terutama dalam pembuatan video promosi Desa Wisata Bongan.

Menurutnya video yang dibuat sangat bagus, menampilkan potensi Desa Wisata Bongan dan kecintaan akan tanah air. Hal tersebut sangat penting karena saat ini rasa kecintaan masyarakat akan tanah air sudah mulai luntur.

Sementara itu, Direktur PIB Prof Dr Ir Sulistyawati, MS, MM, MMis, PhD, DTh, DAg mengatakan, pihaknya mendampingi Desa Wisata Bongan di segala lini untuk menjadi desa wisata yang siap bersaing dengan destinasi wisata lain di Bali.

Desa Bongan adalah sebuah desa yang terletak di Kabupaten Tabanan, Bali dan telah ditetapkan sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Tabanan tahun 2018.

Setelah ditetapkan sebagai desa wisata, banyak pengembangan yang perlu dilakukan agar Desa Wisata Bongan yang awalnya merupakan desa rintisan, mampu menjadi desa wisata berkembang.

Saat ini potensi unggulan Desa Wisata Bongan yang sedang dikembangkan adalah Daya Tarik Wisata Pura Luhur Bedha yang didalamnya terdapat Situs Kebo Iwa, Daya Tarik Wisata Air Terjun Grembengan dan Penangkaran Jalak Bali.

Selain itu, produk sumber daya alam unggulan yang dikembangkan masyarakat lokal Desa Wisata Bongan adalah Teh Gonda Bongan atau yang disingkat Teh Gobo berbahan dasar daun Gonda yang telah melalui berbagai tahapan dalam pengolahannya.

Pendampingan dilakukan oleh Tim Dosen PIB pada tanggal 4 dan 11 Agustus 2020 yang bertempat di Kantor Perbekel Desa Bongan dengan mengadakan sosialisasi dan pelatihan bagi seluruh masyarakat Desa Wisata Bongan. Sosialisasi yang diberikan yaitu Sosialisasi Sadar Wisata, Sosialisasi Penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental) yang dapat diimplementasikan secara berkesinambungan dan Sosialisasi Pelayanan Prima.

Kegiatan ini dihadiri oleh Perangkat Desa, Ketua Desa Wisata dan seluruh Pokdarwis Desa Wisata Bongan, kemudian Sosialisasi dilanjutkan di Hotel Puri Sharon pada tanggal 10 September 2020 yang juga dihadiri oleh perwakilan Kemenparekraf RI dengan materi yang disampaikan yaitu Eksplorasi, Packaging dan Presentasi Produk Desa Wisata.

Tim Dosen PIB dalam memberikan sosialisasi tetap mematuhi Protokol Kesehatan sesuai aturan Menteri Kesehatan.

Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh Tim Dosen PIB.

Dengan pelatihan yang telah dilakukan yaitu Pelatihan Pengembangan Produk Unggulan Teh Gonda Bongan (6 November dan masih berlanjut hingga saat ini), Pelatihan Bahasa Inggris untuk Para Pelaku Wisata (3-5 November 2020), Pelatihan Digital Marketing (12 November 2020), dan Pelatihan Pembuatan Paket Wisata (14 November 2020).

Selain itu PIB memberikan bantuan untuk menjalankan aktifitas wisata seperti tempat sampah, wastafel, papan nama daya tarik wisata, papan penerapan CHSE, kemasan produk, seragam pokdarwis, website desa, sosial media, video promosi desa, flyer paket wisata, photobooth, tempat pengolahan teh gonda, pengembangan camping ground dan wisata edukasi pengolahan Teh Gonda.

“PIB bisa mendampingi Bongan hingga menjadi desa wisata yang berkembang,” ujarnya.

Sedangkan, Ketua LPPM PIB Dinar Sukma Pramesti, S.T., M.T. menambahkan, prestasi itu diraihnya atas kekompakan civitas akademika dan kerja keras masyarakat Desa Wisata Bongan yang tidak kenal lelah di tengah pandemi ini.

Prebekel Bongan I Ketut Sukarta bersama Ketua Pokdarwis Dewi Manis Bongan mengungkapkan rasa terima kasih karena PIB telah membantu dalam mengembangkan desa wisata Bongan.

“Semoga dengan adanya pendampingan dari PIB, desa Bongan dapat menjadi desa wisata yang dikenal oleh wisatawan,” tutupnya. (at)

Komentar

Berita Lainnya