Seperti dilansir benuanta.co.id, grup siberindo.co, Anggota KPU Malinau, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Antopianus mengatakan pihaknya telah menggelar rapat persiapan bersama LO Paslon.
“Hari ini rapat koordinasi mengenai persiapan debat publik untuk hari Sabtu, 21 November, kita mengumpulkan teman-teman LO terkait kesiapan dari masing-masing paslon,” ungkapnya.
Ketiga paslon bupati dan wakil bupati menyatakan siap untuk berangkat ke Jakarta dalam partisipasi debat publik Pilkada.
“Dari hasil rapat tadi, disampaikan oleh LO dari ketiga paslon, bahwa rata-rata paslon siap berangkat ke Jakarta pada hari Kamis, 19 November 2020,” ujarnya.
Antopianus juga menjelaskan, semua persiapan untuk pelaksanaan debat publik telah selesai dan hanya tinggal menunggu keberangkatan paslon ke Jakarta. KPU Malinau akan memfasilitasi ketiga paslon untuk menghadiri debat publik tersebut.
Ia menegaskan, Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Malinau tahun 2020, hanya akan digelar satu kali.
“Durasi debat kurang lebih 120 menit, 30 menit untuk iklan masing-masing paslon, dan 90 menitnya itu khusus untuk debat,” ujarnya lagi.
“Karena kita bekerja sama dengan Kompas TV, jadi semua persiapan mereka dan semua telah selesai tinggal menunggu kedatangan para paslon saja,” katanya.
Pilkada Kabupaten Malinau tahun 2020 diikuti oleh tiga pasangan calon meliputi paslon nomor urut 1, Martin Labo – Mohammad Nasir (Mandat), yang diusung oleh Partai Nasional Demokrat (3 kursi) dan Partai Golongan Karya (2 kursi).
Paslon nomor urut 2, Jhonny Laing Impang – Muhrim (JM) diusung oleh PDI Perjuangan (3 kursi), Partai Persatuan Indonesia (2 kursi) dan Partai Persatuan Pembangunan (1 kursi).
Pasangan calon nomor urut 3, Wempi W Mawa – Jakaria (Wira) diusung Partai Demokrat (7 kursi), Partai Gerindra (1 kursi) dan Partai Keadilan Sejahtera (1 kursi).(*)









Komentar